Ramainya Warga Antri BLT, Demi Enam Ratus Ribu Rupiah, Kapolres Siantar Imbau Jaga Jarak Dan Pakai Masker

Siantar, bidikkasusnews.com - Ramainya warga yang antri untuk memperoleh Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp600 ribu dari Kantor Pos Pematangsiantar membuat Kapolres Pematangsiantar AKBP Budi P Saragih SIK langsung terjun ke lokasi menertibkan untuk memberi himbowan.

“Agar jangan berkumpul, bagi warga yang sudah mendapatkan nomor antrian, jaga jarak dengan yang lainnya,” ucap Budi yang tidak lupa mengimbau warga untuk pakai masker.

Kepada awak media, Budi mengatakan, imbauan yang disampaikannya agar masyarakat tidak terpapar Covid-19. “Jangan sampai masyarakat yang menerima bantuan, malah jadi korban,” ujarnya.

Selanjutnya, seorang warga yang lagi menunggu rezekinya tiba dikompirmasi awak media ,kenapa mau sampai berdesakan untuk mencairkan uang, katanya,saya sangat butuh pak untuk biaya sehari-harinya,kerna suami saya lagi tidak bekerja,ucapnya. PT Pos Indonesia Cabang Pematangsiantar, untuk mendapatkan uang sebesar Rp600 ribu bagi penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang dikhususkan untuk keluarga yang terdampak Covid-19.

Menurut pantauan bidikkasusnews di lokasi, pemberian BLT ini merupakan hari ke empat dijadwalkan selesai Kamis (14/5/20). Warga Kota pematangsiantar datang dari berbagai kelurahan .

Ketika dipertanyakan,petugas PT Pos iya mengatakan, warga tidak sabar Pak, sehingga petugas yang di depan sedang mendata jadi kewalahan jadi serba salah.

“Warga tidak bisa diatur, ada beberapa yang ingin cepat dilayani petugas. Para petugas pun tampak kewalahan menghadapi warga peserta penerima BLT yang tidak bisa diatur. Karena para petugas mengingatkan agar warga tetap mengantri secara tertib. Hal itu agar tak terjadi desak-desakan,” tandasnya.

Lanjut petugas , bahwa setiap penerima akan mendapatkan kupon antrian. Selain itu, setiap penerima sudah diatur pada kelurahan masing-masing, Namun tetap aja kelurahan yang lain ikut, padahal bagian kelurahannya belum ada panggilannya,cetusnya.

Beberapa warga penerima BLT dari Kelurahan mengeluhkan dengan pelayanan yang diberikan Kantor Pos. Diduga sistimnya kurang tepat,akibatnya terjadinya antrean panjang atau amburadul.

“Kasihan, saya melihat orang2 tua ikut mengantre dan desak-desakan dalam pengambilan uang itu. Mereka sudah usia lanjud. Takut terjadi yang tak diinginkan. harusnya diperhatikan, apalagi sekarang ada COVID 19,” sebutnya. (Ansary Nst)

Artikel Terkait

Berita|Sumut|
View Comments

Komentar

Info Menarik Lainnya

VIDEO

Video|0

BIDIKKASUSNEWS.COM

Thanks To : PT MEDIA BIDIK KASUS GROUP | |

Like Fans Page Kami