Kades Pangkalan Lunang Redakan Amarah Warganya Terhadap Oknum TNI AL

Labura, bidikkasusnews.com - Dua Personil Oknum TNI-AL sebagai PAM pengawas di PT AKW dan PT HAM wilayah kabupaten Asahan dan kabupaten Labura diduga telah menganiaya Edi (35) seorang warga desa Pangkalan Lunang kecamatan Kualuh Leidong kabupaten Labura.

Pasalnya, dua personil TNI-AL telah menemui Edi dan kawan-kawannya sedang berkumpul di suatu tempat sekira pukul 23:59 wib Sabtu, 13 Juni 2020, melihat anggota TNI-AL datang menghampiri mereka, merekapun bubar dan lari, sedangkan Edi dapat ditangkap, lalu dihajar pakai senjata laras panjang, dihajar lagi, "Kamu memakai ia" kata anggota TNI AL, ia pak kata Edi dalam keadaan lunglai. Begitulah kata Ucok kepada wartawan saat melihat kejadian tersebut.

Malam itu juga Edi dalam kondisi tidak berdaya telah dilarikan keluarganya ke Puskesmas Tanjung Leidong untuk dirawat.

Mendengar Edi telah di aniaya personil TNI AL hingga tidak berdaya, Sehingga ratusan warga desa Pangkalan Lunang marah, mengamuk dan menyerbu oknum TNI AL ketempat Pos jaga mereka yang terletak dilokasi rumah peribadi pemilik PT. AKW untuk mempertanggung jawabkan sikap oknum TNI AL tersebut, namun dua oknum TNI AL tidak ditemukan.

Dalam suasana ramai bercampur amarah oleh ratusan warga, saat seperti inilah kades Pangkalan Lunang, Muhammad Nur dengan sendirinya cepat dan gesitnya mengambil sikap yang luarbiasa untuk meredakan amarah warganya, dengan seruan pulang, pulang, beberapa kali kepada warganya yang mengamuk itu. Dengan seruan itu ntah apa yang membuat amarah warga tersebut reda seketika, lalu pulang semuanya. "Saya takut warga saya melakukan anarkis sehingga brutal". Kata kades kepada wartawan.
Besoknya Minggu 14 Juni 2020 di aula kantor desa, tiga personil Pomal utusan Lanal TBA tiba untuk  mengadakan mediasi. Dalam mediasi ini keluarga korban telah menghujat utusan Lanal dengan suara yang  keras namun terkendali, karena menuding dua oknum TNI AL tidak punya pri kemanusiaan. Serka Tarmizi sebagai pembicara utusan Lanal dengan tenang dan bijaknya menjawab satu persatu pertanyaan yang dilontarkan kepadanya. "Kami disini sebagai mediator tidak bisa memutuskan dalam mediasi ini, hasil dalam mediasi ini kami bawa ke Lanal, dan Lanallah yang akan memutuskannya, setelah mediasi ini kami akan menjenguk saudara Edi langsung kerumahnya". Terang Tarmizi.

Mendengar penyampaian Serka Tarmizi keluarga Edi luluh dan memakluminya para yang hadir kelihatan terangguk-angguk.

Kelihatan yang hadir dalam mediasi ini, camat Kualuh Leidong Arifin SPd, anggota koramil 02, anggota Pos TNI AL Tanjung Leidong, kades Pangkalan Lunang Muhammad Nur, anggota BPD.
(Abu Sofyan)

Artikel Terkait

Berita|Sumut|
View Comments

Komentar

Info Menarik Lainnya

VIDEO

Video|0

BIDIKKASUSNEWS.COM

Thanks To : PT MEDIA BIDIK KASUS GROUP | |

Like Fans Page Kami