HARGA GABAH DI KECAMATAN KUALUH HILIR ANJLOK PETANI PADI MENGELUH

Labura, Bidikkasusnews.com - Warga petani Padi di Kualuh Hilir ,Kp.Mesjid mengeluh, hasil Panen padinya nyaris gagal disebab kan curah hujan yang berlebihan sehingga banyak tanaman padi terendam, Dan petani harus mengulangi kembali pembibitan 

Ini, membuat panen padi di kualuh hilir tidak serentak dan hampir 30% petani harus mengulangi menanam kembali. Menurut biasa nya di bulan pebruari ini mereka sudah bisah untuk memanen hasil padi nya.

Hasil pantauan awak media Bikas di lapangan ada petani yang akan memanen hasil padi nya dan ada juga petani yang baru memulai membibit.

Seperti di kelurahan kampung mesjid dan Desa teluk piai.

Salah satu petani yang akan memanen hasil padi nya saat dikonfirmasi awak media Bikas

Mengatakan," hasil panen tahun ini kurang memuas kan .

Pada tahun yang lalu per haektar kami bisah dapat hasil 70 sampai 90 goni tapi untuk pamen tahun ini kami hanya dapat hasil 30 sampai 40  goni per haektar nya.

Ini semua di sebab kan curah hujan yang berlebihan dan air merendam padi kami.

Begitu juga dengan harga  padi anjlok 4000 sampai 4200 per kg nya.ini di sebab kan kondisi jalan kelurahan kampung mesjid sampai Desa teluk pia hancur total sehingga truk tak dapat langsung menimbang hasil panen padi kami di tempat.

Harapan kami kepada pemerintah kabupaten labuhanbatu utara atau istansi terkait untuk menanggapi harapan Petani untuk sarana infrastruktur jalan dan saluran irigasi atau pintu air yang dapat menambah dan mengurangi air untuk persawahan kami.

Agar hasil panen kami normal dan harga sesuai dengan yang kami harap kan.

Karena kecamatan kualuh hilir salah satu lumbung padi terbesar di sumatra utara dan swasembada pangan untuk  labura .tambah nya.

Hasil konfirmasi wartawan kepada Kepala Desa teluk Piai khoruddin mengatakan " Bahwasanya hasil panen tahun ini menurun dari tahun lalu ini di sebab kan Karna, curah hujan yang berlebihan sehingga air  merendam padi yang baru di tanam .akibatnya Petani pun harus mengulangi membibit kembali.

Menurut biasa nya bulan pebruari kami sudah panen sampai bulan april.

Tapi untuk saat ini hanya sekitar 50 % petani yang panen dan hasil panen nya pun kurang memuas kan.

Dimana kondisi jalan kp, mesjid menujuh Desa teluk Piai hancur total membuat harga hasil petani padi dan sawit anjlok.

Kami dari pemerintah desa sudah menerima usulan dari petani dan masyarakat tentang irigasi dan infrastruktur jalan saat musenbang desa dan nantinya akan di musrenbang kan di kecamatan kualuh hilir sampai ke pemkab labura.    


(Eko s.rino)


Artikel Terkait

Berita|Sumut|
View Comments

Komentar

Info Menarik Lainnya

VIDEO

Video|0

BIDIKKASUSNEWS.COM

Thanks To : PT MEDIA BIDIK KASUS GROUP | |

Like Fans Page Kami