Kunjungan Wisata Irdam 1/BB Beserta Rombongan Disambut Baik Plh. Danramil 04/Harian Boho Dan Anggota


Samosir, bidikkasusnews.com - Plh. Danramil 04 Harian Boho Peltu Marihot Sitinjak bersama anggotanya Menyambut Kedatangan Irdam 1/Bukit barisan bersama Rombongan di Perkampungan Si Raja Batak (Guru Tatea Bulan ) dan di Geopark Kaldera Toba kabupaten Samosir pada Sabtu, 13-3-2021 pada Pukul 10.00 - 11.30 wib.

Irdam 1/Bukit barisan Bapak Brigadir Jenderal  Gamal bersama Rombongan mengunjungi Geopark kaldera Toba, Perkampungan si Raja batak yang terletak di Desa Limbong-Sagala, Kecamatan Sianjur Mulamula, Kabupaten Samosir, berjarak sekitar 15 km dari Pangururan. 

Salah satu tempat yang yang ternyata menyimpan banyak cerita bersejarah Samosir. Menurut kepercayaan masyarakat Batak, pada abad XII, Pusuk Buhit dianggap sebagai tempat asal muasal seluruh Suku Batak. Dalam perkembangannya, nenek moyang Suku Batak menyebar ke delapan penjuru mata angin, yakni; Purba, Anggoni, Dangsina, Nariti, Pastia, Mangadia, Utara, Irisanna atau dari Timur higga Timur Laut 

Plh. Danramil 04/HB Kodim 0210/Taput Bapak Peltu Marihot Sitinjak menuturkan sejarah Pusuk Buhit sebagai tempat turunnya Si Raja Batak yang pertama, diutus oleh Mulajadi Nabolon atau Tuhan Yang Maha Esa untuk mengusai tanah Batak. Disanalah Raja Batak memulai kehidupannya. 

"Dalam Silsilahnya, Raja Batak memiliki dua orang anak sebagai pembawa keturunan atau marga dan menjaga martabat keluarga. Kedua putra Raja Batak itu bernama Guru Tatea Bulan dan Raja Isombaon. Selanjutnya Guru Tatea Bulan memiliki lima orang putra dan lima orang putri. Kelima putranya bernama; Raja Uti (tidak memiliki keturunan), Sariburaja, Limbong Mulana, Sagala Raja dan Silau Raja, "tutur marihot sitinjak.

Sopo Guru Tatea Bulan atau Rumah Guru Tatea Bulan (Keturunan Pertama Raja Batak) yang dibangun tahun 1995 oleh Dewan Pengurus Pusat Punguan Pomparan Guru Tatea Bulan. Bangunan ini terdapat di Bukit Sulatti (di bawah Pusuk Buhit), dan di dalam bangunan terdapat sejumlah patung keturunan Raja Batak berikut dengan patung sejumlah kendaraan si Raja Batak dan pengawalnya. Kendaraan itu antara lain naga, gajah, singa, harimau dan kuda. 

Sopo Guru Tatea Bulan di temukan patung-patung keturunan Siraja Batak, seperti Patung Saribu raja sepasang dengan istrinya, Patung keturunan Limbong Mulana, Patung Segala Raja serta Patung Silau Raja. Berdasarkan kepercayaan masyarakat Batak marga-marga yang ada sekarang ini berasal dari keturunan Siraja Batak.

Setelah Rombongan bapak Irdam Kodam I/BB menikmati wisata budaya di Geopark Kaldera Toba dan di perkampungan SiRaja Batak (Guru Tatea Bulan) dan foto bersama, selanjutnya rombongan melanjutkan perjalanan ke kecamatan Simanindo pada pukul 11.44 wib.

Selama menikmati keindahan alam di kecamatan Sianjur Mula-mula, Semua nya aman terkendali, ujar Marihot Sitinjak.


(Bastian Simbolon)

Artikel Terkait

Berita|Sumut|
View Comments

Komentar

Info Menarik Lainnya

VIDEO

Video|0

BIDIKKASUSNEWS.COM

Thanks To : PT MEDIA BIDIK KASUS GROUP | |

Like Fans Page Kami