Diduga Akibat Tidak Ada Negosiasi Dengan Panglong Bahan Material Bantuan RTLH Senilai Rp 30 juta Di Kecamatan Tanjung Beringin Tersendat



Sergai, Bidikkasusnews.com - Penerima bantuan Rumah Tak Layak Huni RLTH  tahun 2021 di Serdang Bedagai sangat bersyukur dan mengcapkan ribuan terima kasih pada pemerintah khususnya Dinas Perumahan  Kawasan dan Pemukiman (Perwakim) Sumatera Utara yang telah memberikan bantuan pada masyarakat yang menempati rumah tak layak huni.

Namun sangat disayangkan dalam pelaksanaan penyaluran bantuan RLTH  tersebut hingga kini penerima manfaat tertanti- tanti akibat bahan material  diduga tidak sesuai dengan RAB dan tersendat.

Seperti hal pada penerima manfaat senilai Rp 30 juta yang ada  dikecamatan Tanjung Beringin Kabupaten Serdang Bedagai.dalam  penyaluran  bahan material tersebut dinilai asal antar pada penerima . seperti  batu bata .besi ,semen ,pasir, batu koral dan kerikil yang tidak di sertai dengan satuan harga pada Bon faktur yang di terima manfaat.

Sehingga dalam penyaluran material tersebut.

Diduga menjadi lahan basah bagi insan yang untuk mencari keuntungan finansial.

Selain itu bahan material seperti batu bata yang seharusnya batu bata mesin terlihat batu bata yang di sebut sebut batu bata kampung yang ukurannya lebih kecil dari batu bata yang standart digunakan . hal ini diduga akibat tidak adanya negosiasi oleh penerima manfaat pada pihak pengusaha ( panglong)sehingga menimbulkan pertanyaan besar bagi penerima dan masyarakat.



Saat di konfirmasi pada salah seorang penerima manfaat Jumat 10/12/21  yang namanya tidak disebutkan di media ini mengatakan barang yang kami terima sekitar setengah bulan yang lalu hingga kini bahan tambahan belum juga datang sehingga kami tersendat dalam pengerjaannya . kami tidak tau dari mana  bahan material ini atau panglong nya berasal, tiba-tiba bahan materialnya datang dan kami terima bon faktur pengantar yang tidak ada tertera  satuan harga barang material kami terima bang.

Saat disinggung terkait adanya  dugaan  pengitipan sebesar Rp 500 ribu untuk pembuatan SPJ  pihak penerima mengatakan tempo hari ada tapi sekarang  uangnya sudah di kembalikan bang ungkap penerima .

Ketika di konfirmasi pada pihak pengusaha  (panglong) yang terdekat pada lokasi pihak penerima manfaat di kecamatan Tanjung Beringin mengatakan kami tidak ada terima orderan bahan material untuk bantuan rumah dari Provinsi,ungkap pengusaha.

dengan adanya dugaan dan kejanggalan  tersebut masyarakat berharap  pada pemerintah dan instansi terkait  khususnya Dinas Perumahan Kawasan dan Pemukiman (Perwakim) Provinsi Sumatera Utara  untuk segera melakukan peninjauan dan  mengadakan evaluasi dalam penyaluran bantuan RTLH tersebut.

(B.Dewanto)

Artikel Terkait

Berita|Sumut|
View Comments

Komentar

Info Menarik Lainnya

VIDEO

Video|0

BIDIKKASUSNEWS.COM

Thanks To : PT MEDIA BIDIK KASUS GROUP | |

Like Fans Page Kami