PADANG LAWAS, bidikkasusnews.com – Sore itu, Kamis (16/4/2026), suasana di Aula Bhayangkari Polres Padang Lawas tampak berbeda dari biasanya. Barisan senjata api, mulai dari laras panjang yang kokoh hingga pistol organik yang mengkilap, tertata rapi di atas meja.
Bukan sedang bersiap untuk operasi besar, melainkan tengah menjalani "ritual" pemeriksaan kedisiplinan yang ketat.
Kapolres Padang Lawas, AKBP Dodik Yuliyanto tampak berdiri mendampingi tamu-tamu penting dari Jakarta. Hari itu, Tim Divisi Propam dan Staf Logistik (Slog) Mabes Polri turun langsung ke wilayah hukum Padang Lawas untuk memastikan bahwa setiap butir peluru dan setiap pucuk senjata yang dipegang personel Polri tetap berada dalam koridor aturan.
Bukan Sekadar Rutinitas
Kehadiran tim pusat yang dipimpin oleh Kombes Pol Herry Affandi (Penyelidik Paminal Madya TK.III) bukan tanpa alasan. Di balik seragam dan lencana, senjata api adalah amanah sekaligus tanggung jawab besar yang bisa menjadi bumerang jika tak diawasi.
Tim dari Mabes, didampingi oleh unsur Propam Polda Sumut, melakukan audit menyeluruh. Tidak hanya memeriksa kebersihan fisik senjata di gudang logistik, tetapi juga menyisir satu per satu senjata genggam yang melekat pada pinggang personel.
"Senjata itu adalah alat negara. Kelengkapan administrasi dan kondisi fisik adalah harga mati bagi setiap personel yang memegangnya," ujar salah satu anggota tim di sela pemeriksaan.
Administrasi dan Uji Kelayakan
Satu per satu personel Polres Padang Lawas menunjukkan surat izin memegang senjata api (SIMSA) mereka. Di bawah pengawasan ketat AKBP Teguh dari Slog Mabes Polri dan Iptu Novri dari Provos Mabes, setiap detail diperhatikan—mulai dari masa berlaku izin hingga kebersihan mekanisme picu.
Pemeriksaan ini meliputi:
Audit Gudang Senjata: Memastikan jumlah stok dan keamanan penyimpanan laras panjang.
Pemeriksaan Perorangan: Mengecek legalitas surat-surat administratif personel yang membawa senpi.
Uji Kelayakan Fisik: Memastikan senjata tidak macet dan selalu siap digunakan dalam tugas perlindungan masyarakat.
Kapolres Padang Lawas, AKBP Dodik Yuliyanto, yang didampingi jajaran pejabat utamanya termasuk Waka Polres Kompol Sugianto dan para Kasat, menegaskan bahwa audit ini adalah bagian dari upaya menjaga integritas institusi.
Komitmen Tanpa Celah
Setelah rangkaian pemeriksaan yang panjang hingga sore hari, suasana berakhir dengan hasil yang melegakan. "Tim Divisi Propam Mabes Polri memberikan catatan positif atas pemeliharaan logistik di Polres Padang Lawas," kata Wartan Kapolres Padang Lawas.Sumatera Utara.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama di depan markas komando, menyimbolkan sinergi antara pusat dan daerah dalam menjaga marwah kepolisian. Hingga tim bertolak kembali, situasi di Polres Padang Lawas dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif.
Pemeriksaan ini adalah jaminan. Bahwa mereka (Polisi) yang bertugas menjaga keamanan, dipastikan telah lulus uji kedisiplinan dari otoritas tertinggi kepolisian di negeri ini. Karena di tangan polisi yang disiplin, senjata api bukanlah alat pemaksa, melainkan alat pelindung keadilan.
(EFFENDI POHAN)


Komentar