Labura, bidikkasusnews.com - Dua tiang telepon diduga milik PT Telkomunikasi Indonesia (Telkom) yang berada di jalan stadion Tanjung Leidong kecamatan Kualuh Leidong kabupaten Labura tepatnya didepan kantor camat roboh dan menimpa kabel jaringan listrik hingga membuat posisi kabel listrik ikut merunduk.
Kondisi itu diduga membahayakan warga sekitar, karena sewaktu-waktu selain dapat mengakibatkan korsleting arus listrik juga dapat menimbulkan kebocoran arus yang dihantarkan melalui tiang telepon tersebut.
Menurut sumber warga di sekitar lokasi itu, robohnya tiang telepon ini hari minggu 24 Mei 2026 sekira jam 3 dini hari akibat tiangnya sudah kropos dan diterpa angin kencang, kelihatan sampai saat ini Minggu jam 11:47 WIB belum juga ditangani oleh pihak PLN. Sementara kondisinya membahayakan warga sekitar.
Untuk itu, warga sekitar dan pengguna jalan berharap petugas PLN maupun pihak Telkom bisa segera melakukan perbaikan, karena jika lama dibiarkan, pengguna jalan khawatir dapat membahayakan warga sekitar.
“Entah itu PLN atau petugas telkom kami harap supaya bisa diperbaiki, jangan sampai ada dampak buruk bagi kami warga yang ada di sekitar lokasi,” harap mereka.
Sementara, pihak PT PLN Ibrahim mengaku pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pihak PT Telkom untuk bersama-sama memperbaiki kabel jaringan listrik yang tertimpa tiang telepon roboh tersebut.
“Kami akan berkoordinasi dulu ke pihak telkom, untuk bersama-sama diperbaiki". Katanya kepada wartawan.
(Abu Sofyan)


Komentar