Sebanyak 10 tenaga Kesehatan dan 51 Tenaga didik di Lantik di aula Dinkes oleh sekda labusel

LABUSEL, Bidikkasusnews.com - Sekretaris Daerah Kabupaten Labuhanbatu Selatan, M. Reza Pahlevi Nasution, mewakili Bupati dan wakil Bupati dengan keputusan bupati Nomo: 800.1.3.3/90/BKPSDM/IV/ 2026 tidak tertulis tanggal ditetapkan dan ditanda tangan oleh bupati melantik 51 Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan SMP serta keputusan bupati nomor: 800.1.3.3/89/BKPSDM/IV/2026 juga tidak ada tanggal ditetapkan namun tetap ditanda tangani bupati melantik 10 Kepala Puskesmas di lingkungan Pemkab Labusel, Jumat (27/3/2026).

Pelantikan yang berlangsung di Aula Dinas Kesehatan yang masih satu kompleks dengan perkantoran Bupati, terasa sesak terkesan tempatnya terlalu dipaksakan padahal ada aula kantor Bupati yang luas dan megah dibangun dengan akstektur yang megah jaman bupati pertama Wildan Aswan Tanjung.

Pantauan media pelantikan 61 Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkungan Kabupaten Labuhanbatu Selatan dilaksanakan setelah tiga hari berjalan idul fitri 1447 H, ini sangat fantastic dari pandangan masyarakat, dimana suasana halal bihalal masih berlangsung dan penghuni kantor masing-masing OPD masih sepi dari kegiatan ASN.

Pelantikan dilihat dari foto yang dikirim dari grup crew infokom hanya dihadiri Plt Kadis Pendidikan Zulpan Amshar, Plt Kadis Kesehatan Yeni Andriani, Kepala BKPSDM Riski Marlina dan dua orang rohaniawan yang menyaksikan prosesi pengambilan sumpah jabatan.

Dalam arahan Sekretaris Daerah (Sekda) M. Reza Falevi Nasution mengatakan langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pendidikan dan kesehatan. Dimana dua sektor ini ujung tombak layanan dasar masyarakat, sekaligus guna mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas tata kelola pendidikan sekaligus di pemerintahan.

Sekda juga menyampaikan bahwa jabatan yang diberikan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan integritas dan tanggung jawab penuh. Jangan banci saat mendapatkan persoalan yang rumit langsung nyerah dan takut berkoordinasi lah kepada senior yang terlebih dahulu, benturan itu adalah proses kemandirian kita.

Ia menegaskan, pelantikan kali ini murni berdasarkan kebutuhan organisasi dan kompetensi, tanpa praktik jual beli jabatan.

“Pelantikan ini dilakukan secara objektif, tanpa ada transaksi. Jabatan adalah amanah, bukan untuk diperjualbelikan,” tegasnya singkat.

Selain itu, ia menekankan pentingnya kehadiran aparatur pemerintah yang tidak hanya bekerja secara administratif namun mengenak kebawahannya, dan juga peka terhadap persoalan riil di lapangan dan mampu memberikan solusi yang terbaik sesuai visi bupati “kita bangun kita jaga kita rawat kampung kita Labusel”

Bagi yang dilantik agar cepat beradaptasi dan membangun sinergi, serta bekerja secara profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Momentum penyegaran birokrasi adalah penguatan pelayanan publik menuju Labuhanbatu Selatan yang amanah lebih modern dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

(Ir,Lubis)

Artikel Terkait

Berita|Sumut|
View Comments

Komentar

Info Menarik Lainnya



VIDEO

Video|0

BIDIKKASUSNEWS.COM

Thanks To : PT MEDIA BIDIK KASUS GROUP | |

Like Fans Page Kami