DPP BEM-TR Mendesak KPK RI Usut Tuntas Pelaksanaan Bimtek DPRK Aceh Singkil Pasca Pengesahan APBK Perubahan 2026 Di Tengah Efisiensi Anggaran

Aceh Singkil, BidikKasusNewsNews.Com - Dewan Pimpinan Pusat Barisan Intelektual Muda Tanah Rencong (DPP BEM-TR) meminta Komisi Pemberantas Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) agar segera mengusut tuntas terkait pelaksanaan Bimbingan Teknis (BIMTEK) ketua dan anggota DPRK Aceh Singkil ke Bandung Provinsi Jawa Barat yang dilaksanakan pada tanggal 4 s.d 8 Oktober 2026. Selasa, (6/10/2026).

Pelaksanaan tersebut dibenarkan oleh Ketua DPRK Aceh Singkil, H. Amaliun pada saat di konfirmasi Ketua DPP BEM-TR via WhatsApp.

"Iya, tanggal 4 s.d 8 Oktober 2026". Ungkap H. Amaliun

DPP BEM-TR sangat menyayangkan atas adanya Bimtek tersebut ditengah Pemerintah Pusat memperketat efisiensi anggaran dalam mengoptimalkan penggunaan dana daerah dengan memangkas pengeluaran yang tidak produktif demi mendapatkan hasil maksimal yang tepat sasaran, sehingga hal tersebut patut dipertanyakan.

"Kenapa Bimtek tersebut di Bandung Provinsi Jawa Barat ? Bila memang urgent kan bisa dilaksanakan dalam daerah, sehingga anggaran tersebut tetap berputar sekaligus dapat memulihkan ekonomi Aceh Singkil yang sedang tidak baik-baik saja. Secara hukum Bimtek tidak selalu salah, akan tetapi pelaksanaan di luar daerah kami nilai kurang efektif dan boros anggaran serta minim empati terhadap daerah." Pungkas Muhammad Syariski ketua DPP BEM-TR 

Selain daripada itu, yang menjadi perhatian tambahan khusus DPP BEM-TR adalah Bimtek tersebut dilaksanakan pasca pengesahan Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK) Perubahan 2026 yang baru saja dilaksanakan.

Sementara Aceh Singkil sampai hari ini masih di angka kemiskinan tertinggi se-Provinsi Aceh berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, angka kemiskinan di Aceh dipengaruhi oleh berbagai faktor termasuk tantangan geografis dan dampak bencana 2025 yang lalu. Meskipun beberapa daerah mengalami penurunan angka kemiskinan secara bertahap, Aceh Singkil masih bertahan di posisi teratas sebagai kabupaten dengan tingkat kemiskinan tertinggi di antara 23 kabupaten/kota di Aceh.

"Kami mendesak KPK RI agar segera mengusut tuntas kegiatan tersebut sebagai berikut :

1. KPK RI segera mengungkap secara transparan dan menyeluruh dugaan penyalahgunaan anggaran dalam pelaksanaan Bimtek DPRK Aceh Singkil ke Bandung. 

2. Usut tuntas pihak-pihak yang terlibat baik ketua, anggota maupun sekretaris dewan maupun pihak pelaksana kegiatan. 

3. Pastikan pelaksanaan Bimtek tersebut sesuai dengan Asas Kepatutan, Transparansi dan Akuntabilitas. 

4. Jangan biarkan uang rakyat dijadikan ajang pengkhianatan demi kepentingan pribadi dan kelompok." Tutup Muhammad Syariski.

Sebelum berita ini ditayangkan, Plt. Sekretaris DPRK Aceh Singkil menanggapi konfirmasi dari ketua DPP BEM-TR via WhatsApp. 

"Prinsipnya kami tidak mempermasalahkan tentang naiknya berita, kami melaksanakan sesuai dengan kebutuhan dan hak anggota dewan dalam hal peningkatan kafasitas dewan seperti tentang regulasi aturan terbaru, tentang tahapan dari penyampaian KUA dan PPAS sampai dengan batas waktu pembahasan, bagaimana juknis pengalokasian anggaran, tentang penggunaan sistem aplikasi dan tugas serta kewenangan anggota dewan sehingga diharapkan anggota dewan memiliki pengetahuan yang luas dalam menjalankan tugas dan fungsinya sehingga diharapakan sesuai dengan koridor yang dibenarkan." Kata M. Yunus, SH Plt. Sekretaris DPRK Aceh Singkil.

Berdasarkan informasi dilapangan, yang berangkat Bimtek ke Bandung Provinsi Jawa Barat berjumlah 24 dari 25 anggota DPRK Aceh Singkil. Turut dihadiri Plt. Sekretaris DPRK Aceh Singkil dan 2 orang masyarakat sipil lainnya."Tutupnya.

(Muklis)

Artikel Terkait

Aceh|Berita|
View Comments

Komentar

Info Menarik Lainnya





VIDEO

Video|0

BIDIKKASUSNEWS.COM

Thanks To : PT MEDIA BIDIK KASUS GROUP | |

Like Fans Page Kami