Pelatihan Dan Sertifikasi Operator Alat Berat Di Kawasan Strategis Parawisata Nasional Danau Toba

Samosir, bidikkasusnews.com - Pelaksanaan Pelatihan bagi operator alat berat dikawasan strategis yang telah di canangkan pemarintah pusat sesuai dengan selogan bapak Presiden Joko Widodo "INDONESIA UNGGUL, INDONESIA MAJU".

Kawasan strategis yang telah di tetap pemarintah pusat seperti kawasan perbatasan antar negara Indonesia dengan negara tetangganya dan kawasan Strategis Parawisata Unggulan.

Danau Toba sebagai salah satu kawasan Straregis Parawisata Unggulan sehingga sangaat di pandang penting agar dikawasan ini terdapat manusia manusia yang unggul sebagai pelaku pembangunan kawasan wisata sreategis.

Sehingga Kementrian PUPR menganggap perlu melaksanakan pelatihan bagi pelaku pembangunan tersebut yang dalam hal ini bagi operator operator alat berat. Sehingga sejak Selasa, 26-11-2019 bertempat di Horel JTS Parbaba Desa Siopat Sosor Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir telah dilaksanakan pelatihan bagi tidak kurang dari 25 orang peserta yang berasal dari kabupaten kabupaten di sekitar kawasan Danau Toba.

Kegiatan ini pada sasarannya untuk seluruh kabupaten yang ada di kawasan danau toba, sebagai mana pemberitahuan yang telah di sampaikan panitia pelaksana kepada masing masing Dinas PUPR di kabupaten yang ada di kawasan Danau Toba.

Demikian di jelaskan ibu Patma Sari saat di konfirmasi kabiro Bidik Indonesia di lokasi pelatihan, Hotel JTS.

Ibu Patma Sari salah seorang dari empat orang panitia yang berasal dari Kementerian PUPR, adapun tiga yang lainnya adalah Ibu Dina, bpk David dan bpk Jasama Kaban.

Sementara sebagai Instrukur yang memberikan pelatihan yang berasal dari kementerian PUPR ada enam orang yakni : bpk Sofai, bpk Sudibyo, Untung Subagio, Kerna Nasution, bpk Simanjuntak, dan bpk Trisulou.

Dari informasi yang diterima bahwa empat kabupaten di kawasan danau toba mengirimkan pesertanya pada pelatihan ini dari yang semestinya ada tujuh kabupaten yang di undang.

Adapun ke empat kabupaten tersebut adalah kabupaten Tanah Karo dengan mengirimkan 2 orang peserta, Humbang Hasundutan dengan 6 peserta, Toba Samosir 3 orang peserta dan Kabupaten Samosir selaku tuan rumah mengirimkan 13 orang pesertanya.

Pada pelatihan ini peserta akan mengikuti dua bentuk pelatihan yakni pertama berupa materi selama dua hari dan pelatihan berupa peraktek langsung dilapangan dengan menggunakan alat berat langsung selama sepuluh hari.

Pada pelatihan langsung dilapangan kepada peserta akan dimulai dengan memperkenalkan alat berat diantaranya : Exapator, Buldoxer, Willouder, dan Motor Greder.

Peserta akan mulai di latih sejak mengenal alat berat tersebut, lalu mengoperasionalkannya, muaju dan mundur, memindahkannya dari satu titik ketitik lain, menggunakannya sesuai fungsi alat tersebut, dan khusus alat exapator peserta akan dilatih sampai mampun mengoperasionalkan louding (mengisi) sampai kedalam truck.

Pelatihan yang di buka langsung oleh Dirktur Bina Konvetensi Dan Produktivitas Konstruksi bpk. Ober Goltom Kementrian PUPR bersama Kadis PUPR Kabupaten Samosir bpk. Pantas Samosir.

Turut hadir Kabid Bina Marga Dan Jasa Konstruksi Prov. Sumatera Utara, Kabid Peralatan dan Perbengkelan dari ke empat kabupaten.

Pelatihan ini direncanakan akan berakhir pada tanggal 7-12-2019 yang akan datang, dan pada saat penutupan kegiatan ini di informasikan bahwa kepada para peserta akan di berikan dua sertifikat bagi yang lulus ujian yakni sertifikat Pelatihan dan sertifilkat Konvetensi. (Bastian Simbolon)

Artikel Terkait

Berita|Sumut|
View Comments

Komentar

Info Menarik Lainnya

VIDEO

Video|0

BIDIKKASUSNEWS.COM

Thanks To : PT MEDIA BIDIK KASUS GROUP | |

Like Fans Page Kami