Sulam Selendang Suji Koto Gadang Bernilai Tinggi

Bukittinggi, Bidikkasusnews.com – Sulam Selendang Suji Koto Gadang Agam merupakan selendang kreasi modern olahan kerajinan tangan ibu milenial yang bernilai tinggi dengan harga reatif mahal. Kerjaan rumahan sulaman yang dikerjakan secara sambilan (sampingan) bagi ibu rumah tangga, niscaya dapat membantu pendapatan keluarga.

Menurut Kepala BP Paud Dikmas Sumbar diwakili Drs.Safli, ini adalah UPT Kemendikbud RI di Sumbar yang berkantor di Pariaman, bahwa kegiatan Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) sulam selendang saji untuk 25 peserta warga belajar yang dikelola Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Ar Rasyid Koto Gadang Kecamatan IV Koto Kab.Agam Sumbar merupakan bantuan pusat. Dengan bantuan ini semoga bermanfaat bagi peserta PKW terutama ibu-ibu muda produktif atau ibu milenial. “Harapan kita dengan kegiatan ini, peserta serius belajar dan mendapatkan keahlian. Sehingga mampu membuat sendiri lalu dijual/dipasarkan, serta menopang perekonomian dan meningkatkan pendapatan keluarga” , kata Safli saat penutupan acara Selasa, (5/11/2019) memakai tempat ruangan bawah bahagian Masjid Nurul Iman Koto Gadang.
Ketua FK PKBM Sumbar H.Syafrizal Ben, S.tM didampingi Humas Drs.Yasril Yakub menyebut, sangat beruntung bagi peserta yang mengikuti secara gratis ini. “Untuk mendapatkan kegiatan atas bantuan Dirjen PAUD Dikmas Kemendikbud RI ini dari sekitar 14.000 PKBM se-Indonesia hanya 600 yang mendapatkan bantuan, dan salah satunya Ar Rasyid di Agam Sumbar ini. Makanya harus serius mengikuti pelatihan ini. Coba bayangkan kalau belajar atau kursus, berapa ongkos yang dihabiskan, maka sungguh-sungguhlah belajar untuk menekuninya”,ajak Syafrizal Ben.

Pengurus PKBM Ar Rasyid Drs.Zulfikar didampingi Linda, menyampaikan, dengan dipilihnya kegiatan PKW sulam selendang suji ini merupakan selendang hasil karya yang bernilai tinggi dan dijual mahal di pasaran. 
“Selendang suji Koto Gadang ini sudah dikenal untuk beracara kenduri serta keramaian baralek besar lainnya di Ranah Minang. Pembuatannya hanya sambilan dikerjakan ibu rumah tangga, kayak home industri. Bisa laku dijual kisaran Rp3,5 sampai Rp.5 juta per helai”,kata Linda dengan mengerjakan secara telaten olahan tangan secara sampingan bisa 1,5 bulan hingga 3 bulan.

Pada penutupan acara Selasa kemarin para peserta PKW hadir seluruhnya sembari mendapatkan pembekalan motivator dari pembina, seperti BP.Paud Dikmas, FK.PKBM, Korwas Tuti Adra dan lainnya.
(Yasril Yakub)

Artikel Terkait

Berita|Sumbar|
View Comments

Komentar

Info Menarik Lainnya

VIDEO

Video|0

BIDIKKASUSNEWS.COM

Thanks To : PT MEDIA BIDIK KASUS GROUP | |

Like Fans Page Kami