Bupati Simalungun JR Saragih Diduga Kurang Harmonis Dengan Wakilnya


SIMALUNGUN, bidikkasusnews.com - Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM diduga kurang harmonis dengan wakilnya,ada dugaan sangatlah ambisi dan serakah untuk memimpin Kabupaten Simalungun sendiri. Tanpa melibatkan dan tak anggap Wakil Bupati Simalungun Ir Amran Sinaga itu ada bersamanya selaku Pemerintah Kabupaten Simalungun.

Betapa tidak saat ini Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM kesendiriannya untuk berambisi dan seraka dalam memimpin Kabupaten Simalungun tanpa melibatkan Wakilnya untuk membangun Kabupaten dengan julukan Habonaron Do Bona.

Komitemen mereka untuk bersama - sama membangun Kabupaten Simalungun hanyalah pembohongan publik untuk masyarakat Kabupaten Simalungun. Namun kenyataannya mereka berdua tidak mesra dan cerai serta wakil Bupati Simalungun Ir Amran Sinaga tidak dianggap ada untuk di libatkan, berkomitmen bangun Kabupaten ini.

Kabupaten Simalungun diduga sudah tidak normal lagi, gimana tidak kedua pemimpin Kabupaten saja tidak akur. Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM berjalan sendiri tanpa berkompromi dengan Wakil Bupati Simalungun Ir Amran Sinaga. Dan bahkan Bupati Simalunhun sangatlah berambisi dan monopoli menguasai segala bentuk apa yang ada dipemeri tahan mereka sehingga imbasnya pada visi dan Misi belum sepenuhnya realisasi karena mereka berdua tak berembuk bersama - sama untuk menjaga Visi dan Misi itu.

Menurut pantauan Bidikkasusnews.com pada salah satu kegiatan pembagian sembako Pemerintahan Kabupaten Simalungun di Nagori Karang Bangun, Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun, Kamis (14/5/2020), kemarin, di tas untuk tempat bahan pokok sembako yang diberikan ke masyarakat terlihat hanya ada foto kesendirian Bupati Simalungun tanpa didampingi oleh Wakil Bupati Simalungun, ada apa..?. Sehingga tas berisi sembako yang dibagikan ke masyarakat tanpa ada foto sang wakil Bupati Simalungun. Padahal itu agenda Pemkab Simalungun bukan agenda pribadi.

Pada tas berwarna merah dan berlogokan Simalungun itu tampak foto kesendirian Bupati Simalunhun DR JR Saragih SH MM, dan penempatan kata - katanya diduga menyalah, dimana bertuliskan " Bantuan Pangan dari DR JR Saragih SH MM Bupati Simalungun selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Pemerintah Kabupaten Simalungun", seharusnya ada foto mereka berdua selaku Pemerintah Daerah Simalungun

Harusnya, yang benar penulisannya, "Bantuan Pangan dari Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM dan mengikut sertakan Wakil Bupati Simalungun Ir Amran Sinaga".

Dan anehnya lagi, selain tidak melibatkan nama dan foto Wakilnya Ir Amran Sinaga, Bupati Simalungun JR Saragih tidak mempercayakan wakilnya Ir Amran Sinaga untuk memberikan bantuan itu, malah Langsung penyerahannya dilakukan Bupati Simalungun sendiri atau diwakilkannya ke Sekda dan Asisten yang dipercayakan, akankah ini bertanda Wakil Bupati tidak dianggap atau kah Bupati Simalungun menganggap wakil Bupati Simalungun hanya sebagai pajangan dan dimasa pemerintahan mereka berdua, mau dibawa kemana Kabupaten Simalungun ini jika seorang pemimpin Kabupaten ini ibarat Suami Tanpa ada Istrinya".

Ketua Lembaga Tinggi Komando Pengendalian Stabilitas Ketahanan Nasional Pers Impormasi Negara RI(LTKPSKN PIN - RI) Pelaporan Aset Negara Siantar-Simalungun,Jonry Sitorus kepada Bidikkasusnews.com, Sabtu (16/5/2020), dikatakannya, Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM diduga sangat ambisi dan seraka untuk menguasai pemerintahan yang mereka berdua akan bangun sesuai dengan Visi dan Misi, namun tidak pada kenyataannya saat ini Bupati Simalungun lebih berambisi tanpa memberikan ruang kepada Wakil Bupati untuk sama - sama membangun Kabupaten ini.

Lanjutnya, ia menilai Wakil Bupati Simalungun dianggap hanya diduga sebagai pajangan oleh Bupati Simalungun yang menghiasi Pemerintahan Kabupaten Simalungun ini tanpa melibatkan wakik bupati pada kegiatan - kegiatan milik pemerintah daerah.

"Saya sangat sesalkan perlakuan Bupati kepada Wakilnya selama ini, ternyata kemesraan selama ini hanyalah pembohongan terhadappublik, hanya publik tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi antara Bupati dan Wakil Bupati Simalungun saat ini," tandasnya.

"Itu programnya Pemkab Simalungun bukan program bantuan pribadi Bupati Simalungun, kenapa tidak ada fotonya Wakil Bupati berdampingan dengan Wakil Bupati. Miris, Bupati Simalungun diduga ambisi untuk kuasai pemeritahan ini menjelang pansiunnya,ucap ketua LTKPSKN Jonry Sitorus. (Tim)

Artikel Terkait

Berita|Sumut|
View Comments

Komentar

Info Menarik Lainnya

VIDEO

Video|0

BIDIKKASUSNEWS.COM

Thanks To : PT MEDIA BIDIK KASUS GROUP | |

Like Fans Page Kami