DPRD Medan Perangati HUT Kota Medan Ke 430 Dalam Tatanan Kebiasaan Baru Dimasa Pandemi

Medan, bidikkasusnews.com - Sambut HUT Kota Medan ke-430 dengan tema “Sinergitas Nilai Kebangsaan Dan Kebersamaan Untuk Bergerak Maju Bersama Demi Medan Rumah Kita Dalam Tatanan Kebiasaan Baru Dimasa Pandemi”. Dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan Acara Peringatan Hari Jadi Kota Medan Ke-430 Tahun 2020, Selasa (30/06/2020).

Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE dalam Sambutannya mengatakan Peringatan hari jadi kota medan pada tahun ini, dirayakan dalam suasana penuh keserderhanaan dan keprihatinan dikarenakan pada saat ini masyarakat kota medan, serta masyarakat di seluruh indonesia bahkan di seluruh dunia tengah menghadapi wabah pandemi Covid-19, dimana virus ini sudah banyak mengambil korban baik yang positif terjangkit virus maupun yang meninggal dunia.
“Untuk itu kami menghimbau agar masyarakat menerapkan pola hidup sehat dan bersih, dengan mematuhi himbauan pemerintah menjalankan protokol kesehatan berupa physical distancing atau menjaga jarak aman, tetap berada dirumah terkecuali untuk melakukan urusan yang sangat penting, sering mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menghindari kerumunan dan keramaian dan serta tidak melakukan kegiatan atau acara yang berpotensi mengumpulkan orang banyak, semua ini dilakukan untuk memutus mata rantai penularan dan penyebaran virus corona” Jelas Hasyim, SE.

Pandemi wabah Covid – 19 ini telah berdampak kepada aspek ekonomi, sosial, budaya, perilaku masyarakat dan aspek lainnya, saat ini kita dihadapkan pada fase new normal yang harus kita terapkan untuk mencegah terjadinya lebih banyak kerugian di berbagai aspek tersebut. kami juga menghimbau agar masyarakat meningkatkan kepedulian sosial, menjaga kebersamaan dan menyatukan tekad, bahu membahu untuk memerangi covid – 19 ini serta membantu warga yang terdampak covid-19. “ Mari kita jadikan momentum peringatan hari jadi kota medan ini sebagai media introspeksi dan lebih mendekatkan diri kepada tuhan yang maha esa sembari berdoa, kiranya wabah covid – 19 ini segera berakhir dan situasi menjadi lebih baik sebagaimana sebelumnya” Tutur Ketua DPRD Kota Medan.
Hasyim SE Menambahkan Pemerintah Kota Medan tentunya terus berusaha mengupayakan berbagai hal yang bisa meringankan beban masyarakat sesuai kemampuan dan sumber daya yang ada dengan memperhatikan ketentuan perundangan yang berlaku. dalam hal ini kami menghimbaukan agar kiranya pemko medan memperhatikan regulasi peraturan perundang-undangan yang berlaku agar pasca pandemi covid-19 tidak ada yang tersangkut permasalahan hukum.

“Sejarah lahirnya Kota Medan diawali dengan dibukanya sebuah kampung yang dinamai medan puteri oleh guru patimpus pada tahun 1590, yang berlokasi di tanah deli, maka sejak jaman penjajahan dahulu orang selalu merangkaikan medan dengan deli. Dahulu orang menamakan tanah deli mulai dari sungai ular (deli serdang) sampai ke sungai wampu di langkat sedangkan kesultanan deli yang berkuasa pada saat itu, wilayah kekuasaannya tidak mencakup daerah antara kedua sungai dimaksud” Pinta Hasyim SE Mengingat kembali sejarah Kota Medan.

Pada awal perkembangannya, kampung kecil yang bernama medan putri tersebut berkembang pesat dikarenakan lokasi posisinya yang strategis karena terletak di pertemuan sungai deli dan sungai babura, tidak jauh dari jalan putri hijau sekarang ini, kedua sungai tersebut pada jaman dahulu merupakan jalur lalu lintas perdagangan yang cukup ramai, sehingga kampung medan putri yang merupakan cikal bakal kota medan, cepat berkembang menjadi pelabuhan transit yang sangat penting dan maju pesat.
“Saat ini Kota Medan yang berpenduduk ± 2, 26 juta jiwa (data sensus penduduk dari BPS tahun 2018). menghadapi berbagai permasalahan diantaranya adalah sebagai berikut : masalah drainase yang buruk, mengakibatkan terjadinya banjir yang berulang, masalah sampah yang menumpuk akibat perilaku masyarakat yang kurang menyadari pentingnya hidup bersih dan sehat dan lambannya aparat kebersihan pemko medan dalam menanganinya, masalah penerangan lampu jalan yang masih sangat minim, dimana penerangan lampu jalan yang masih kurang banyak dan kurang terang, mengakibatkan kota medan menjadi kota yang gelap gulita di malam hari dan hal ini menyebabkan rawannya tindak kejahatan, tindak kriminalitas dan perbuatan asusila, masalah penataan kota yang masih semerawut, diharapkan agar pemko medan lebih banyak mengadakan taman-taman kota, hutan kota dan spot untuk anak-anak muda berkarya, serta tindak kejahatan dan kriminalitas yang masih tinggi terutama tindak kejahatan di jalanan berupa begal, pencurian kendaraan bermotor, judi dan togel serta narkoba yang meresahkan masyarakat” Jelas Hasyim SE Mengingat kembali permasalahan yang ada di Kota Medan.
Saat ini yang paling utama sangat mempengaruhi peningkatan kriminalitas di kota medan adalah maraknya peredaran gelap narkoba yang tergolong sangat tinggi, rusaknya mental dan akal sehat masyarakat terutama pemuda, dapat membuat mereka bisa melakukan tindak kejahatan apa saja. untuk itu diharapkan tindakan tegas aparat hukum dalam menangani penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba ini demi menyelamatkan generasi bangsa.

Plt Walikota Medan, Akhyar Nasution dalam Sambutannya mengucapkan Selamat Hari Jadi Kota Medan yang Ke 430, Semoga Kota Medan dapat Memutus Mata Rantai Virus Corona (covid-19).

Akhyar Juga menghimbau kepada masyarakat agar menerapkan pola hidup sehat dan bersih, dengan mematuhi himbauan pemerintah dan menjalankan protokol kesehatan berupa physical distancing atau menjaga jarak aman, serta tetap berada dirumah terkecuali untuk melakukan urusan yang sangat penting.

"Sering mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menghindari kerumunan dan keramaian dan serta tidak melakukan kegiatan atau acara yang berpotensi mengumpulkan orang banyak, semua ini dilakukan untuk memutus mata rantai penularan dan penyebaran virus corona" Tutup Plt Walikota Medan.
(Red/ADV)

Artikel Terkait

Advetorial|
View Comments

Komentar

Info Menarik Lainnya

VIDEO

Video|0

BIDIKKASUSNEWS.COM

Thanks To : PT MEDIA BIDIK KASUS GROUP | |

Like Fans Page Kami