Medan, BIDIKKASUSNEWS.COM - Walikota Medan, Dzulmi Eldin, Senin (31/7/2017) dalam sidang paripurna yang dipimpin Ketua DPRD, Henry Jhon Hutagalung, menyampaikan nota pengantar Laporan Pertanggungjawaban (LPj) penggunaan anggaran Pemko Medan tahun anggaran 2016.
Dalam nota pengantarnya, Walikota, meminta jajarannya terus meningkatkan kinerja, sebab realisasi pendapatan tahun 2016 dinilai belum maksimal karena hanya 78,4 persen dari target yang ditetapkan Rp5,4 triliun lebih.
Secara akumulatif, sebut Walikota, realisasi pendapatan tahun 2016 hanya mencapai Rp4,3 triliun lebih, yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp1,5 triliun lebih dan pendapatan transfer Rp2,7 triliun lebih.
“Sedangkan belanja secara akumulatif mencapai Rp4,5 triliun lebih dari target Rp5,7 triliun lebih (78,4 persen) yang terdiri dari belanja operasional Rp3,5 triliun lebih, belanja modal Rp936,5 miliar lebih dan belanja tidak terduga Rp2,8 miliar lebih,” sebutnya.
Untuk bantuan keuangan, sambung Walikota, secara akumulatif realisasi transfer mencapai Rp1,5 miliar lebih, dimana realisasi ini mencapai 85,8 persen dari target yang ditetapkan.
“Berdasarkan uraian tersebut, maka Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (SiLPA) tahun 2016 tercatat sebesar Rp34,4 miliar lebih, dengan rincian terdiri dari saldo dana fasilitas kesehatan (FKTP) yang dikelola oleh Dinas Kesehatan Rp34,5 miliar lebih,” ucapnya.
Kemudian, lanjut Walikota, saldo dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RS Dr.Pirngadi Rp60,2 juta, dan Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp885,6 juta, yang akan dikelola guna mendukung kebutuhan pembiayaan pembangunan tahun 2017 dan kewajiban yang belum diselesaikan tahun 2016.
Selain itu, kata Walikota, pihaknya juga mencatat masih ada beberapa kekurangan yang lebih bersifat administratif dalam pengelolaan keuangan daerah yang diselenggarakan.
Untuk itu, kata Walikota, kedepan masih harus terus ditingkatkan efektifitas dan efisiensi pengelolaan keuangan daerah. Karena masih ditemukan beberapa kekurangan yang lebih bersifat administratif dalam pengelolaan keuangan daerah. Sebab masa yang akan datang Kota Medan akan membutuhkan sumber-sumber pembiayaan pembangunan yang semakin besar guna mendukung percepatan dan perluasan pembangunan kota.
“Sedangkan dari sisi belanja saya berharap kita dapat terus meningkatkan kinerja pembangunan sesuai dengan saran-saran yang telah ditetapkan,” kata Walikota. ( Ayu )


Komentar