Lubuklinggau, bidikkasusnews.com - Sekolah Dasar Negeri 12 Kota lubuklinggau Provinsi Sumatera Selatan, terkesan menyalahgunakan Jabatan.
Berhasil diliput, warga setempat namanya enggan ditayangkan, membenarkan bahwa alat infentaris tersebut diangkut oleh oknum Kepsek berinisial SP pada malam hari.
“Memang benar rombongan tersebut mengangkut kayu dan seng pada malam hari, memakai mobil warna kuning, ironis, salah satu dari merekah terlihat jelas Anak kandung dari Kepsek itu sendiri,"(31/7).
"Bahkan oknum itu juga mengangkut hingga menggunakan mobil truck berulang ulang kali diduga dibawah kerumah pribadinya."
"Belum lama ini oknum Kepala Sekolah tersebut kembali mengangkut fasilitas Negara milik SD bekas pembongkaran Rumah Dinas yang ia Pimpin,"
"Kami berharap pada Pemerintah Kota Lubuklinggau dan Instansi terlait agar memberi sanksi tegas terhadap Oknum Kepsek tersebut,"
Saat diwawancarai Kepsek SDN 12 berinisial SP, membantah bahwa semua alat Infentaris itu bukan digunakan untuk pribadinya. melainkan kegunaan disekolah yang ia pimpin.
"Seluruh bongkaran 6 lokal di Tahun 2016, 2 unit Rumah Dinas (Rumdin) Guru, Tahun 2017 ini, digunakan untuk perbaikan kantin dan membangun mushola sekolah dan dibagikan ke pihak kelurahan dan guru yang mengajar disini"
“Semuanya dipakai. untuk bangun kantin Sekolah, bangun mushola Sekolah, Ada juga untuk upah tukang yang bongkar,” ungkapnya pada media ,melalui via ponsel, Senin, (31/7).
Dinas Pendidikan Kota Lubuklinggau, melalui Mantan Kepala Bidang Pendidikan Dasar (DIKDAS) Tabroni melalui via Ponselnya Menyampaikan, Bahwa dirinya hanya menandatangani saja.
"Memang benar saat itu saya Kabid Dikdasnya, Saya hanya mengetahui saja, selanjutnya tidak tahu. Sampainya singkat. (Ebit.s)


Komentar