Dana Desa Sumber Karya Musirawas Terkesan Dikorupsi

Photo Ilustrasi.
Musirawas, bidikkasusnews.com - Dana Desa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang diperuntukkan bagi Desa dan Desa Adat yang ditransfer melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah kabupaten/kota dan digunakan untuk membiayai penyelenggaran pemerintahan, pembangunan, serta pemberdayaan masyarakat.

Namun sayang, penggunaan Dana Desa (DD) tahun 2016 lalu, Desa Sumber Karya Kecamatan STL Uluh Terawas Kabupaten Musirawas Sumatera Selatan, Terkesan Dikorupsi.

Pasalnya, terterah jelas dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Perubahan (APBDesP) tahun 2016 lalu, disitu tercatat Program Pembinaan dan Pengelolaan PAUD pada Point Ke-1, - Honor Tenaga Pendidik (8 org x Rp,350.000.- x 12 bln) berjumlah Rp,33.600.000.- bersumber dari Dana Desa.

Program Kegiatan Peningkatan guru TPA (guru ngaji), disitu tertulis Insentif guru ngaji 7 org x Rp,150.000.- x 12 bln berjumlah Rp,12.600.000.- bersumber dari Dana Desa tahun 2016 lalu.

Berhasil diwawancarai Kepala Dusun ( kadus) berinisial N mengungkapkan, bahwa jumlah guru PAUD dan guru ngaji di Desanya masing - masing berjumlah lima (5) orang.

" Guru PAUD Lima (5) orang terbagi dua (2) tempat, tiga di gedung PAUD yang baru, dan dua (2) nya di gedung yang lama, termasuk guru ngaji pun lima (5) orang, Per Dusun satu (1) orang guru ngaji". menurutnya, "Desa Sumber Karya terbagi Lima Dusun" hal senada di sampaikan oleh Kadus Berinsial W.(09/10).

Ketua Forum Masyarakat Penyelamat Aset Daerah Nasional (Formadnas) menduga, dalam program tersebut disenyalir adanya pembengkakan anggaran guna memperkaya diri sendiri. Menurutnya, Pemkab Musirawas dan Bidang terkait harus tanggap sigap. Ungkapnya tegas.

" Saya mengharapkan Pada Pemerintah Musirawas dan Dinas Terkait agar cepat tanggap dan sigap, terhadap Oknum Kepala Desa tersebut diduga Anggaran Dana Desa (DD) tahun 2016 lalu dikorupsi, jika kita Kalkulasikan berapa kerugian Negara ? ".

Kepala Desa Sumber Karya Suparno, saat hendak di konfirmasi terkait dugaan Korupsi, namun ia belum bisa ditemui, hingga berita di Online kan. (Ebied s)

Artikel Terkait

Berita|Daerah|Sumsel|
View Comments

Komentar

Info Menarik Lainnya






VIDEO

Video|0

BIDIKKASUSNEWS.COM

Thanks To : PT MEDIA BIDIK KASUS GROUP | |

Like Fans Page Kami