Batu Pertama Jembatan Merah Putih Aek Torop "Wakil Bupati dan Kapolres Bergerak"

LABUSEL, Bidikkasusnews.com - Peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Merah Putih di Dusun Aek Torop, Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Senin (23/02/2026), bukan sekadar seremoni pembangunan infrastruktur desa.

Momentum ini justru menyisakan tanda tanya publik, di tengah semangat kebersamaan ke mana arah kebijakan pucuk pimpinan daerah.

Peletakan batu pertama dilakukan oleh Wakil Bupati Labuhanbatu Selatan, Syahdian Purba Siboro bersama Kapolres Labuhanbatu Selatan, Aditya S.P. Sembiring.

 Bangunan pertama jembatan Merah Putih sesuai Kabinet RI.1 Kabinet Merah Putih “semangat juang semangat presisi” 

Kegiatan tersebut turut disaksikan Ketua DPRD Labuhanbatu Selatan, Ari Winata didampingi Wakil Ketua DPRD, Irmayanti Siregar, serta unsur Muspika dan masyarakat setempat.

Di tengah keterbatasan akses dan kondisi jembatan lama yang memprihatinkan, kehadiran Wakil Bupati bersama aparat penegak hukum dinilai warga sebagai langkah konkret yang sudah lama dinanti.

Yusuf (43), warga Dusun Aek Torop, mengungkapkan rasa syukurnya. “Kami sebagai warga sangat berterima kasih kepada Bapak Wakil Bupati dan Bapak Kapolres. Jembatan ini memang berada di dusun, tapi manfaatnya sampai ke kabupaten bahkan provinsi. Ini satu-satunya penghubung ke kampung kami,” ujarnya.

Jembatan tersebut menjadi urat nadi aktivitas masyarakat, mulai dari distribusi hasil pertanian hingga akses pendidikan dan layanan kesehatan. Tak heran, pembangunan Jembatan Merah Putih ini disebut warga sebagai simbol harapan baru bagi Dusun Aek Torop.

Kapolres Labuhanbatu Selatan, AKBP Aditya S.P. Sembiring, menegaskan bahwa pembangunan ini adalah wujud keseriusan aparat dalam merespons kebutuhan masyarakat.

“Sekecil apa pun persoalan masyarakat, apalagi menyangkut transportasi dan keselamatan, harus menjadi perhatian. Kami melihat kondisi jembatan sebelumnya sangat memprihatinkan. Hari ini, kita mulai perubahan itu,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Syahdian Purba Siboro menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan kepentingan masyarakat, khususnya di Kecamatan Torgamba.

Ia menyatakan akan berupaya maksimal membantu persoalan infrastruktur, rumah layak huni, penyandang disabilitas, hingga warga kurang mampu.

“Insya Allah, dalam beberapa bulan ke depan jembatan ini rampung. Saya berharap masyarakat ikut menjaga dan merawatnya, karena ini adalah penghubung kehidupan kita bersama,” ucap Syahdian.

Namun di balik semangat gotong royong tersebut, publik mulai membaca dinamika politik yang tak kasat mata. Ketika wakil kepala daerah tampak aktif turun langsung bersama unsur Forkopimda dan legislatif, sebagian kalangan menilai ada irama kepemimpinan yang tak lagi sejalan di pucuk pemerintahan.

Apakah ini sekadar pembagian peran, atau sinyal renggangnya harmoni di antara duet kepemimpinan daerah? Waktu yang akan menjawab.

Yang pasti, bagi warga Aek Torop mendapatkan ke tenangan dalam beraktifitas, batu pertama telah diletakkan dan harapan pun ikut ditanamkan di atasnya.

(Ir,Lubis)

Artikel Terkait

Berita|Sumut|
View Comments

Komentar

Info Menarik Lainnya



 

VIDEO

Video|0

BIDIKKASUSNEWS.COM

Thanks To : PT MEDIA BIDIK KASUS GROUP | |

Like Fans Page Kami