Kabupaten Solok, Bidikkasusnews.com - Diberitakan wartawan hari perdana turun serentak Tim Safari Ramadhan (TSR) Pemkab Solok ada yang tidak datang, dituding abaikan SK Bupati Solok Jon F Pandu, ampuhnya hari kedua pada berdatangan mengikuti TSR.
Tidak terkecuali pada Tim V dari 10 tim bentukan TSR Pemkab Solok rombongan anggota TSR pada bermunculan.
Seperti Asisten Ekonomi Pembangunan semula tak hadir, kepada media ini menyebutkan bahwa hari perdana ia berhalangan mengikuti Raker di propinsi. " Ada Rapat kerja di propinsi membahas persoalan sampah, sudah menjelang magrib baru selesai",ungkapnya. Senada Sekretaris BPBD menyebut dirinya sakit. Selanjutnya hari kedua TSR tim V di Masjid Muhajirin Aia Batumbuk para perwakilan OPD yang absen kemarin pada hadir dengan keterwakilannya masing-masing, kecuali utusan Bank Nagari tiada konfirmasi ketidakhadirannya.
Namun yang enggan dan "bandel' ketidakhadiran tersebut adalah Kabag Kerjasama Daerah Setda Kab Solok. Ini terlihat ketika anggota tim yang memperkenalkan diri satu persatu ke jemaah yang dikoordinir Asisten II sebagai Ketua TSR, Kabag Kerjasama Daerah juga tidak tampak batang hidungnya.
"Mungkin beliau mendekati pensiun dan sering sakit-sakitan, menjadikan tidak bisa berada ditengah kita",tutur Jefrizal berasumsi selaku ketua tim.
Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Solok Nomor 400-036-2026 tentang Pembentukan Tim Safari Ramadhan (TSR) tahun 1447 H / 2026 M.
Dalam prihal menimbang/mengingat/memutuskan dan menetapkan dalam rangka mendukung program kegiatan Pemerintah Daerah Kabupaten Solok untuk melakukan kunjungan ke masjid dan mushalla di bulan Ramadhan, secara reguler.
Bahkan bagi Bupati Jon Pandu dan Wabup Chandra selain reguler, juga TSR khusus minimal 10 kaki pada berbagai masjid dan mushalla hingga pelosok dan penghujung Kabupaten Solok.
"Kami sama rombongan bupati ke Garabak, berangkat siang, pulangnya sahur di perjalanan dalam TSR ini",sebut salah seorang eselon II yang ikut bersama Bupati.
(Yasril Yakub)




Komentar