‎Komisi III DPRD Melakukan Hearing Dengan Dinas Disdikbud, Dinas Sosial, Bagian Kesra Setdako dan Dinas Kesehatan Kota Padang Panjang

Padang Panjang, bidikkasusnews.com - Untuk ‎Menindaklanjuti penyampaian Walikota tentang Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Walikota Padang Panjang beberapa waktu lalu, Komisi III DPRD Kota Padang Panjang lakukan hearing (rapat kerja) dengan Dinas Pendidikan Kebudayaan (Disdikbud), Dinas Sosial, Bagian Kesra Setdako dan Dinas Kesehatan Kota Padang Panjang bertempat di Ruang Rapat DPRD, Senin, 13/04/2026.

‎Dan rapat dibuka dan dipimpin oleh Ketua Komisi III Mahdelmi S. Sos, didampingi serta Koordinator Komisi Nurafni Fitri, SH, Wakil ketua Komisi III Drs. Nasrul Efendi, Sekretaris Vani Utari SE, S.Kom, Idris, M.Pd , Andre Hilman Pratama S.Kom, Hendrico dihadiri oleh Asisten 1 I Putu Venda, Kepala Disdikbud, Kepala Dinas Sosial, Kabag Kesra, dan Kepala Dinas Kesehatan beserta jajaran.

‎Ketua Komisi Mahdelmi, S.Sos mengatakan,  perlunya antisipasi kenakalan remaja di serta meminta agar mempersiapkan data catatan anak bermasalah. Ia juga meminta kepada Direktur RSUD agar segera mencarikan pengganti dokter yang telah keluar dari RSUD.

‎Sedangkan, Drs. Nasrul Efendi mempertanyakan Langkah yang akan dilakukan Dinas Pendidikan guna menjadikan Padang Panjang sebagai kota tujuan pendidikan. Ia juga mempertanyakan koordinasi penanganan perundungan dan pemulihan mental anak mengingat semakin banyaknya kasus yang terjadi di lingkungan pendidikan pada saat sekarang ini.

‎Selanjutnya, Andre Hilman Pratama, S.Kom menyatakan perlunya menghadirkan pihak kepolisian untuk mensosialisasikan sebab dan akibat dari kenakalan remaja khususnya bullying di lingkungan pendidikan. 

‎Dan serta, Vani Utari, SE, S.Kom Menilai Realisasi Program Dinas Sosial tahun 2025 untuk predikat Kota Layak Anak belum optimal. Ia menilai belum ada produk hukum (Perda) yang dapat mengawasi mekanisme “Pos Curhat” anak. 

‎Sedangkan, Hendrico meminta Kepala Dinas Kesehatan untuk menghitung kebutuhan RSUD dan puskesmas guna meningkatkan pelayanan Kesehatan sehingga dapat  di akomodir pada APBD perubahan.

‎Seterusnya Idris, M.Pd meminta agar mencarikan solusi terkait baca tulis Al-Qur’an di beberapa SD. Ia juga meminta agar sekolah dapat melibatkan Kemenag, guru sertifikasi, dan BAZNAS sehingga tidak ada lagi permasalahan serupa dikemudian hari. Ia juga meminta agar Imam masjid perlu ditambah dan setiap lingkungan masjid harus ada lingkaran belajar Al-Qur’an.

‎Selanjutnya, Nurafni Fitri, SH menyoroti kurangnya pemeliharaan sarana dan prasarana RSUD.  dia  juga meminta agar dilakukannya pelatihan rutin SDM sehingga dapat meningkatkan pelayanan RSUD.

(yuli saldeng)

Artikel Terkait

Berita|Sumbar|
View Comments

Komentar

Info Menarik Lainnya



VIDEO

Video|0

BIDIKKASUSNEWS.COM

Thanks To : PT MEDIA BIDIK KASUS GROUP | |

Like Fans Page Kami