Sambut Kloter 09, Kakanwil Kemenhaj Sumut Tekankan Kesehatan, Disiplin, dan Pentingnya Kartu Nusuk

Medan, Bidikkasunews.com – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Sumatera Utara, Dr. H. Zulkifli Sitorus, MA, kembali mengingatkan sejumlah hal penting kepada jemaah haji Kloter 09 Embarkasi Medan saat proses penerimaan di Aula Jabal Nur Asrama Haji Medan, Kamis sore. Dalam arahannya, ia menekankan penjagaan kesehatan, kepatuhan terhadap aturan, serta kewaspadaan terkait konsumsi makanan demi kelancaran keberangkatan ke Tanah Suci.

Zulkifli mengawali sambutannya dengan menyampaikan rasa syukur karena seluruh jemaah tiba di lokasi dengan selamat setelah menempuh perjalanan jauh dari daerah asal, yaitu Kabupaten Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Kota Sibolga, dan Kabupaten Simalungun. Ia berharap tidak ada hambatan kesehatan yang menghalangi pemberangkatan yang dijadwalkan besok, Jumat 1 Mei 2026.

“Jaga kesehatan, istirahat yang cukup, dan batasi penerimaan tamu agar kondisi fisik tetap prima. Kami ingin seluruh bapak dan ibu bisa berangkat tanpa kendala apa pun,” ujarnya.

Secara khusus, ia melarang jemaah mengonsumsi makanan atau minuman yang dibawa dari luar asrama. Menurutnya, langkah ini diambil untuk mencegah gangguan pencernaan yang bisa berdampak buruk pada kondisi tubuh menjelang keberangkatan.

“Makanan yang disiapkan panitia sudah diatur dan diperiksa keamanannya demi kesehatan bapak dan ibu. Hindari makanan dari luar karena risiko mengganggu kesehatan cukup besar,” tegasnya.

Selain kesehatan, Zulkifli juga mengingatkan agar setiap jemaah menjaga dengan baik kartu Nusuk. Ia menegaskan bahwa dokumen ini sama pentingnya dengan paspor, karena menjadi syarat utama untuk memasuki tempat-tempat suci dan melaksanakan rangkaian ibadah seperti tawaf dan wukuf di Arafah.

“Kalau paspor adalah syarat masuk ke negara Arab Saudi, maka kartu Nusuk adalah kunci untuk bisa beribadah di tempat-tempat suci. Jangan sampai hilang atau rusak,” tambahnya.

Kloter 09 Embarkasi Medan terdiri dari 359 orang, dengan rincian 210 jemaah dari Kabupaten Padang Lawas, 106 jemaah dari Padang Lawas Utara, 30 jemaah dari Kota Sibolga, serta 7 jemaah dari Simalungun. Jemaah termuda berusia 24 tahun, sedangkan yang tertua mencapai 86 tahun.

Proses penerimaan berlangsung dengan tertib dan khidmat, mencakup pelayanan satu atap seperti pemeriksaan administrasi, pembagian kartu Nusuk, hingga pemeriksaan kesehatan akhir. Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat terkait dan perwakilan instansi pendukung pelayanan haji.

(T.Hendri.Sihombing)

Sumber humas Asrama haji Medan

Artikel Terkait

Berita|Medan|
View Comments

Komentar

Info Menarik Lainnya



VIDEO

Video|0

BIDIKKASUSNEWS.COM

Thanks To : PT MEDIA BIDIK KASUS GROUP | |

Like Fans Page Kami