Kepala BGN Sebut Akan Tutup Dapur MBG Yang Masih Gunakan Barang Subsidi & Bandel

Jakarta, bidikkasusnews.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyatakan sedang melakukan investigasi terhadap dapur dapur penyelengara program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Indonesia yang menggunakan barang bersubsidi.

Daryono juga sebut, jika ada dapur MBG terbukti menggunakan barang subsidi, maka mitra akan di minta untuk mengembalikan selisih harga ke kas negara 

" Saat ini kami juga sedang menginvestigasi dapur dapur yang menggunakan bahan bersubsidi " Ujar Sudaryono. (01/08).

Lanjut nya, sesuai hasil investigasi nanti, jika ada dapur MBG yang masih menggunakan barang subsidi, maka akan di mintaI untuk mengembalikan ke kas negara terkait selisih harganya.

Sudaryono juga mencontohkan, apabila dapur MBG membeli minyak goreng bersubsidi, padahal seharusnya menggunakan minyak goreng komersial, maka selisih harga dari pembelian tersebut akan dihitung berdasarkan jumlah penggunaannya.

Jika ada selisih harga maka selisih harga itu dikalikan dengan jumlah penggunaan, dan berdasarkan hasil investigasi nanti bisa saja kami minta untuk dikembalikan ke kas negara.

" Langkah yang di buat ini agar barang barang subsidi tepat sasaran nya dan bukan untuk di peruntukan program program pemerintah yang sudah memiliki Alokasi anggaran tersendiri.

Sebelumnya Sudaryono sudah menegaskan kepada seluruh dapur penyelenggara program MBG dilarang menggunakan barang-barang bersubsidi, mulai dari Minyakita, LPG 3 kilogram atau gas melon, hingga beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Menurut Sudaryono, larangan tersebut berlaku bagi seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG.

" Tidak boleh masak untuk MBG memakai Minyakita, tidak boleh memakai gas melon 3 kilo, dan tidak boleh memakai beras SPHP. Clear " Terangnya.

Mantan Wakil Menteri Pertanian ini juga meminta kepada masyarakat dan para awak media, apa bila ada dapur MBG yang masih menggunakan Bahan bahan bersubsidi untuk melaporkannya.

Menurut nya, BGN akan lebih dulu memberikan teguran sebelum menjatuhkan sanksi yang lebih berat.

" Jika ada misalnya awak media menemukan di suatu media, silakan dilaporkan dapur mana yang menggunakan Minyakita.

Nanti kita akan beri surat peringatan, kalau memang ngeyel, bandel, ya kita tutup dapurnya. Tidak boleh memakai barang subsidi "  Ucap Sudaryono.

( INDRA SARAGIH )

Artikel Terkait

Berita|Nasional|
View Comments

Komentar

Info Menarik Lainnya




VIDEO

Video|0

BIDIKKASUSNEWS.COM

Thanks To : PT MEDIA BIDIK KASUS GROUP | |

Like Fans Page Kami