Medan, bidikkasusnews.com - Aksi tawuran dan ulah kawanan geng motor yang masih kerap terjadi di kawasan Medan Utara, diantaranya di Kecamatan Medan Labuhan sekitarnya, dikeluhkan warga, karena sangat menganggu kenyamanan, apalagi beberapa hari lalu telah menimbulkan korban jiwa manusia.
Warga mensinyalir aksi tawuran maupun ulah kawanan geng motor yang melakukan pengrusakan/melempari sejumlah rumah warga dengan benda keras, digerakkan oleh pengedar atau bandar sabu - sabu/narkoba.
Keluhan tersebut disampaikan warga pada kegiatan Reses VI Masa Sidang 3 tahun 2025 - 2026, yang diselenggarakan anggota DPRD Kota Medan dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hamura), Janses Simbolon, di halaman salah satu sekolah dasar di Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan, Minggu sore (26/7/2026).
Selain itu, peserta reses juga mengeluhkan bantuan sosial dari pemerintah yang masih belum tepat sasaran, bahkan ada warga yang telah meninggal dunia, masih terdaftar sebagai penerima bantuan, sedangkan warga lainnya, yang seharusnya mendapat bantuan menjadi terkendala.
Sementara itu, peserta reses lainnya mengeluhkan, kondisi drainase yang tidak terawat mengakibatkan genangan air/banjir masih kerap terjadi serta rusaknya badan jalan, di kawasan Simpang Kantor Medan Labuhan.
Menyikapi keluhan warta tersebut, AKP James Damanik, selaku utusan Polsek Medan Labuhan, yang hadir pada kegiatan reses anggota DPRD Medan tersebut mengatakan, terkait aksi tawuran maupun ulah para kawanan geng motor yang akhir - akhir kerap membuat ulah pada sejumlah lokasi di wilayah kerja Polsek Medan Labuhan, pihaknya mengaku turut kewalahan.
Apalagi Polsek Medan Labuhan, yang memiliki empat kecamatan yakni, Kecamatan Medan Labuhan, Medan Marelan, Medan Deli dan Kecamatan Labuhan Deli, sebagai wilayah kerjanya, hanya memiliki 74 hingga 78 personel.
Namun demikian menurut AKP James Damanik, pihak kepolisian dengan bantuan masyarakat dan TNI serta instansi terkait lainnya, tetap berupaya semaksimal mungkin menciptakan kondisi Kamtibmas, yang kondusif di kawasan Utara Kota Medan.
Pihak kepolisian dan anggota DPRD Medan selaku pelaksana kegiatan reses meminta agar para orang tua melakukan pengawasan ketat terhadap anak - anak mereka, terutama yang masih remaja agar tidak terlibat dalam aksi tawuran dan kegiatan geng motor.
Sedangkan terkait dengan bantuan sosial (bansos) yang belum tepat sasaran, serta kondisi infrastruktur yang mulai memburuk, keluhan tersebut akan disampaikan kepada pihak instansi terkait untuk dilakukan pembenahan dan perbaikan.
Dalam kegiatan reses yang dihadiri ratusan warga tersebut, pihak penyelenggara memberikan souvenir kepada seluruh peserta.
(Ariayansah Lubis)



Komentar