Batagak Panghulu Gala Sako di Nagari Jambak, Pahrel Dikukuhkan sebagai Kari Ibrahim Basa Sambilan

Pasaman, Bidikkasusnews.com - Tradisi adat Minangkabau kembali bergema di Nagari Jambak, Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman. Prosesi Batagak Panghulu Gala Sako,  ditandai dengan pengukuhan Pahrel sebagai Kari Ibrahim Basa Sambilan Nagari Jambak, Minggu (30/8/2026).

Pengukuhan ini menjadi bagian penting dalam menjaga marwah adat serta meneruskan nilai-nilai budaya Minangkabau dari generasi ke generasi.

Dalam Basa Nan Sambilan di Lubuk Sikaping terdiri dari lima orang dari adat dan empat orang dari syara’ adapun basa sambilan yang di Adat Datuak Basa Pucuak adat basa nan sambilan tumbuhnya dari kenagarian jambak, Datuak Madjoindo tumbuhnya dari Pauah Ujuang Tanujuang Nagari Pauah, Datuak Sinaro dari Nagari Tanjuang Baringin, Datuak Batuah dari Nagari Durian Tinggi, Datuak Sati dari Nagari Aia Manggih dan Basa sambilan yang dari Syara’ Kari Ibrahim dari Nagari Tanjung Baringin, Kari Ibrahim Dari Kenagarian Jambak, Rajo Katik Dari Kenagarian Pauah Serta  Pakiah Majolelo dari Kenagarian Durian Tinggi.

Batagak Panghulu merupakan bagian penting dalam tatanan adat Minangkabau. Prosesi ini tidak hanya menjadi bentuk pengukuhan seorang panghulu, tetapi juga mengandung amanah untuk menjaga marwah kaum, membimbing anggota kaum, serta ikut berperan dalam kehidupan sosial dan adat di tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Pasaman, Camat Lubuk Sikaping bersama wali nagari se-Kecamatan Lubuk Sikaping, Ketua LKAAM Kabupaten Pasaman beserta jajaran, ninik mamak syara', ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, tokoh masyarakat, panghulu yang dilewakan, pemangku adat yang dikukuhkan, serta keluarga besar kaum.

Kehadiran berbagai unsur masyarakat, tokoh adat, dan ninik mamak syara' mencerminkan kuatnya kebersamaan dalam mendukung pelaksanaan prosesi adat. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara adat, syarak, dan kehidupan bermasyarakat.

Dengan dikukuhkannya Pahrel sebagai Kari Ibrahim Basa Sambilan, diharapkan amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Sebagai pemangku adat, ia diharapkan mampu menjadi pengayom bagi kaum serta turut menjaga marwah dan kelestarian adat di tengah masyarakat.

Prosesi Batagak Panghulu Gala Sako ini juga menjadi momentum untuk memperkuat peran ninik mamak dan ninik mamak syara' dalam membina generasi muda agar tetap mengenal, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai adat dan syarak di tengah perkembangan zaman.

Semangat “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah” diharapkan terus menjadi landasan dalam kehidupan masyarakat, sehingga adat dan syarak tetap tumbuh serta diwariskan kepada generasi berikutnya di Nagari Jambak.

Dan setelah ditemui bidikkasusnwes.com dikediaman nya Pahrel (Kari Ibrahim) menyampaikan terima kasih yang sebesar besarnya yang tidak bisa dia sampaikan satu- persatu  kepada yang telah membantu baik dalam segi moril dan materi dalam pelaksanaan acara Batagak Pangulu dari persiapan sampai dengan selesai.

(Surya )

Artikel Terkait

Berita|Sumut|
View Comments

Komentar

Info Menarik Lainnya





VIDEO

Video|0

BIDIKKASUSNEWS.COM

Thanks To : PT MEDIA BIDIK KASUS GROUP | |

Like Fans Page Kami