MENGEJUTKAN! BNNP Sumbar Gagalkan Pengiriman 44 Kg Ganja Jaringan Lintas Sumut–Sumbar, 3 Orang Ditangkap dari Pasaman Hingga Padang

Bukittinggi, bidikkasusnews.com – Sebuah operasi penggerebekan mendadak Tim Pemberantasan dan Intelijen Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Barat (BNNP Sumbar) berhasil menggagalkan peredaran narkotika dalam skala besar. Petugas menyita ganja seberat 44.084,46 gram atau setara 44 kilogram yang diduga merupakan bagian dari jaringan peredaran gelap lintas provinsi Sumatera Utara (Sumut) – Sumatera Barat (Sumbar). Dua kurir langsung diamankan di lokasi, sementara otak pengiriman akhirnya berhasil dibekuk di Kota Padang dua hari kemudian.

Pengungkapan spektakuler ini berlangsung Minggu pagi (06/09/26), sekitar pukul 08.00 WIB di kawasan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman. Berawal dari laporan kepedulian masyarakat tentang adanya rencana pengiriman barang terlarang melalui jalur lintas Sumatera, petugas langsung bergerak melakukan penyelidikan mendalam. Jejak itu akhirnya mengantarkan tim ke sebuah mobil Toyota Calya berwarna merah dengan nomor polisi BA 1875 OM yang melintas di jalan utama daerah tersebut.

Tanpa memberi ruang bagi pelaku untuk bergerak, petugas langsung menghentikan kendaraan tepat di depan SPBU Sawah Panjang, Lubuk Sikaping. Dua pria yang berada di dalam mobil, berinisial MR dan AAZ, langsung diamankan tanpa perlawanan. Dugaan petugas terbukti tepat saat penggeledahan dilakukan: di bagasi belakang kendaraan tersembunyi puluhan paket ganja yang disamarkan dengan kemasan karung beras agar tidak mencurigakan.

Kepala BNNP Sumbar, Toton Rasyid, SH, MH, merinci rincian barang bukti yang berhasil disita dalam konferensi pers Selasa (08/09/26). “Kami menemukan satu karung plastik merek Cakra Kembar berisi 8 paket, satu karung merek Beras Putih Super berisi 12 paket, serta satu karung warna biru berisi 7 paket. Selain itu, ada satu paket lagi yang dibungkus plastik hitam, satu karung biru lain berisi 10 paket, dan 2 paket ganja kering yang juga dibungkus plastik hitam,” terangnya.

Jika dijumlahkan seluruhnya, berat total ganja yang berhasil diamankan mencapai 44.084,46 gram atau sekitar 44 kilogram – jumlah yang cukup untuk memabukkan ribuan orang dan sangat meresahkan jika sampai beredar di tengah masyarakat. Selain narkotika, petugas juga menyita satu unit mobil Toyota Calya yang digunakan sebagai alat angkut, sejumlah telepon seluler yang diduga digunakan untuk berkomunikasi antar jaringan, serta sejumlah uang tunai hasil transaksi.

Keberhasilan ini tidak berhenti di penangkapan dua kurir saja. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal terhadap MR dan AAZ, tim segera melakukan pengembangan kasus yang berujung pada penangkapan satu orang lagi di wilayah Kuranji, Kota Padang. Pria berinisial TRAR ini diduga memiliki peran sentral dalam jaringan tersebut: sebagai pengendali operasional sekaligus pemilik barang yang mengatur jalannya pengiriman dari hulu hingga ke tangan pembeli di Sumbar.

“Saat ini ketiga tersangka telah menjalani proses hukum untuk pendalaman lebih lanjut. Kami akan telusuri habis-habisan peran masing-masing, serta jejak jaringan yang lebih luas yang menghubungkan Sumut dan Sumbar ini,” tegas Toton Rasyid.

Ketiga orang tersebut kini dijerat dengan sejumlah pasal dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika beserta ketentuan pidana terkait, dengan ancaman hukuman penjara yang sangat berat sesuai peran masing-masing dalam perkara ini.

Di akhir pernyataannya, Toton Rasyid menekankan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus besar ini tidak lepas dari peran aktif masyarakat yang berani melaporkan aktivitas mencurigakan. “Pemberantasan narkotika tidak akan pernah berhasil jika hanya mengandalkan aparat semata. Kami sangat membutuhkan kepedulian seluruh elemen bangsa untuk memutus mata rantai kejahatan ini,” ujarnya.

BNNP Sumbar pun mengajak seluruh masyarakat Sumatera Barat untuk tidak ragu melaporkan setiap aktivitas yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika. “Pengungkapan hari ini adalah bukti nyata: dengan kerja sama yang solid, kita bisa menghalau narkotika masuk ke bumi Minangkabau dan melindungi generasi mendatang dari ancaman yang sangat mematikan ini,” pungkasnya.

(Andalusia)

Artikel Terkait

Berita|Sumbar|
View Comments

Komentar

Info Menarik Lainnya





VIDEO

Video|0

BIDIKKASUSNEWS.COM

Thanks To : PT MEDIA BIDIK KASUS GROUP | |

Like Fans Page Kami