Toba, bidikkasusnews.com - Sekertaris Dinas Pertanian,Ruhendi Siagian didampingi Benny Simanjuntak selaku pengurus barang dan Kabid PSP di Dinas Pertanian,Apul H Simanjuntak menjelaskan kepada awak media ini penanggung jawab 35 unit alsintan bantuan Kementan Tahun 2015 tersebut adalah mantan Kadis Pertanian yang lalu.
Ruhendi Siagian menjelaskan bantuan alsintan tersebut benar adanya sebanyak 35 unit pada Tahun 2015/2016 yang lalu dan kebetulan kepala Ka UPTD di Lambow adalah saudara Apul H Simanjuntak dan dalam hal ini perlu kita minta gambaran atau keberadaan alsintan tersebut sejak Tahun 2015 hingga saat ini,terangnya
Mantan Ka UPTD Lambow,Apul H Simanjuntak yang saat ini menjabat Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), Dinas Pertanian Toba, menyebutkan 35 alsintan bantuan diberikan Kementan langsung dikoordinasikan oleh Kepala Dinas.
"Jadi tidak ada wewenang UPTD alsintan dalam hal bantuan yang bersumber dari APBN sepenuhnya wewenang dari Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Toba saat itu, jadi untuk PAD dan pemasukan dari alsintan kita tidak mengetahuinya," ujar Apul, Rabu 04-11-2026 diruang kerja Sekertaris Dinas Pertanian.
Informasi adanya sewa alsintan untuk pengolahan lahan sebesar Rp35.000 per rante sepertnya ada kami dengar namun dalam hal operasional dari barang APBN tersebut tidak ada kaitannya dengan UPTD, jadi tanggungjawab pengelolaannya saat itu ada di Kepala Dinas dan kemudian masalah PAD ada di bendahara penerima.
"Jadi seluruh dana sewa menyewa alsintan tersebut tidak ada mengalir ke UPTD, jadi langsung Kepala Dinas yang bertanggungjawab jadi terkait alsintan diluar kewenangan saya bantuan alsintan dari Kementan, jadi besaran PAD saat itu diluar kewenangannya,tegasnya lagi.
Sementara itu,sejumlah petani mengeluh akan kebutuhan alat pertanian untuk mengolah lahan/sawahnya karena minimnya alat traktor atau lainnya yang bisa dipakai dan mempertanyakan alsintan yang menumpuk dan membusuk di gudang pertanian Lambow Kecamatan Laguboti.
"Bukankah bantuan alsintan tersebut hendak dibagikan kepada petani?,mengapa dibiarkan membusuk di Lambow",ujar mereka seakan tidak percaya.
(Mansur pardede)


Komentar