Koto Baru, bidikkasusnews.com – Dalam upaya memperkuat perekonomian masyarakat dan mendorong kemandirian pelaku usaha, Bupati Solok resmi membuka Pelatihan Akses Keuangan bagi Pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM), Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), serta Pelaku Usaha Disabilitas Kabupaten Solok, Kamis (05/11/2026) di Aula Islamic Center Koto Baru.
Kegiatan bertema “Membangun Ekosistem Pembiayaan, Penguatan Produk dan Perluasan Pasar di Kabupaten Solok” ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha dalam mengakses sumber pembiayaan, memperkuat kualitas produk, serta memperluas jangkauan pemasaran sehingga mampu meningkatkan daya saing dan kesejahteraan masyarakat.
Bupati Solok menyampaikan, pengembangan IKM dan UMKM merupakan salah satu langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pemerintah berkomitmen untuk terus memberikan dukungan dan membuka peluang bagi para pelaku usaha agar dapat berkembang, meningkatkan kualitas produk, serta memiliki akses yang lebih luas terhadap pembiayaan.
Beliau juga menekankan pentingnya semangat, kreativitas, dan inovasi bagi pelaku usaha dalam menghadapi tantangan dunia usaha yang semakin kompetitif. Menurutnya, pelaku UMKM harus mampu memanfaatkan berbagai peluang yang tersedia, termasuk akses permodalan dan pemasaran, agar usaha yang dijalankan dapat tumbuh secara berkelanjutan.
Pada kesempatan itu, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Solok turut menyerahkan bantuan sebesar Rp. 80 juta untuk pelaku UMKM di Kabupaten Solok, diharapkan dapat menjadi stimulus bagi pengembangan usaha masyarakat, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat kemandirian ekonomi para penerima manfaat.
Pemerintah Kabupaten Solok berharap terciptanya ekosistem usaha yang inklusif dan berkelanjutan, dengan dukungan akses pembiayaan yang lebih mudah, produk yang semakin berkualitas, serta pasar yang semakin luas bagi pelaku usaha di Kabupaten Solok.
(Yem)


Komentar