Komisi I DPRD Kampar Menilai, Camat Kampar Kiri Farid, Berbelit Belit Dalam Menyelesaikan Masalah

Foto Camat Kampar Kiri Farid
Kampar, bidikkasusnews.com - Masyarakat Kampar Kiri kesal dan datangi kantor DPRD Kampar, Akibat pelayanan camat yang ditempatkan Pemkab Kampar lebih kurang 3 bulan usai dilantik itu, menurut masyarakat kurang bagus sehingga harus berduyun duyun mengantarkan kami untuk mendatangi kantor DPRD Kab Kampar dengan harapn, agar Camat Kampar Kiri atas nama Farid segera diganti.

Menurut masyarakat Saat dikonfirmasi yang enggan menyebutkan namanya angkat bicara bahwa, kami selaku masyarakat mendatang kantor DPRD Kampar ini untuk menemui ketua komisi 1 DPRD Kampar Repol, S.Ag karna kami masyarakat yang terdiri dari ketua dan anggota himpunan pelajar dan mahasiswa Kampar Kiri serantau yang dipimpin Reza, Masyarakat, dan 13 kepala desa dari 19 desa Se Kec Kampar Kiri.

Untuk penyelesaian permasalahan yang terjadi diwilayah Kampar Kiri saat ini, Acara tersebut berlangsung diruang banggar DPRD Kab Kampar, yang turut langsung hadir Ketua Komisi I DPRD Kampar Repol, S.Ag dan juga Camat Kampar Kiri Farid.

Mnurut masyarakat Camat Kampar Kiri dinilai tidak proporsional dalam menjabat selaku Perpanjang tangan dari Bupati Kampar, sebab Camat Farid tidak mau menandatangani surat SKGR tanah masyarakat saat Dalam pengurusan sesuai selaku pengayom masyarakat.

Masyarakat hanya selalu dii janji janjikan saja selama ini tanpa ada langkah kongkrit terhadap penyelesai surat tanah tersebut, kami datang menjumpai Camat, kami disuruh melengkapi surat surat, setelah kami lengkapi, masih menunda nunda lagi tampa ada alasan tak jelas, sehingga kami sangat kecewa terhadap sikap Camat Farid” Hal ini disampaikan Kepala Desa Teluk Paman Reno.

Diwaktu yang berbeda Reza selaku ketua Hipemaski, " Toh " Kami mendapat laporan dari masyarakat Kampar Kiri bahwa pelayanan Camat Farid tidak bagus, sehingga kami selaku masyarakat melakukan Unjuk rasa sekaligus menyegel Kantor Camat Kampar Kiri, dengan bermaksud agar pihak pemerintah dan DPRD yang bersangkutan bisa menyelesaikan terhadap apa yang dialami masyarakat saat ini, Harapnya.
Menurut masyarakat Surat tanah ini sangat penting bagi masyarakat Kampar Kiri, masyarat tidak punya uang di Bank dan tidak punya kartu ATM, hanya surat tanah ini lah yang akan dijdikan uang, apalagi ada warga kami yang sedang sakit dan di rawat di RS Awal Bros Pekanbaru, untuk itu warga menunggu surat tanah inilah untuk membiayai warga kami yang sedang di rawat di RS Awal Bros, namun camat Farid tidak kunjung mau menanda tangani surat tanah untuk masyarakat yang lagi membutuhkan dalam keadaan kritis, dengan momen Camat Farid slalu menghindar dan selalu mengelak. Imbuhnya.

“Camat Farid selalu beralasan bahwa tanah kami masuk kawasan hutan, kenapa camat sebelumnya menanda tangani surat tanah kami, dan camat Farid hanya berbicara persoalan itu saja tanpa ada solusi yang kongkrit, camat berjanji akan membawa KPH Kampar kiri untuk turun memastikan apa tanah kami masuk kawasan atau tidak, tapi itu hanya janji janji saja tidak ada langkah langkah penyelsaian yang jelas”.

Dengan harapan, ketua Komisi 1 Repol S.Ag mencoba menengahi persoalan antara masyarakat dan Camat kampar kiri, namun ketua komisi 1 kesal kerana Camat Farid bicara tampa ada keputusan yang pasti, tanpa ada solusi dan penyelesaian yang jelas, akhirnya Repol, S.Ag menutup rapat saat Camat Farid masih sedang bicara, karna waktu habis hasil tidak jelas, Kesalnya. (Saidina Umar)

Artikel Terkait

Berita|Riau|
View Comments

Komentar

Info Menarik Lainnya

VIDEO

Video|0

BIDIKKASUSNEWS.COM

Thanks To : PT MEDIA BIDIK KASUS GROUP | |

Like Fans Page Kami