Galian C Proyek Beronjong/Pengaman Tebing Sungai Alas Dipertanyakan


Kutacane, bidikkasusnews.com – Proyek Beronjong/ Pengaman Tebing Sungai Lawe Alas dengan volume pekerjaan sepanjang 750 meter yang berlokasi di Desa Pedesi, Kecamatan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara, penggunaan Galian C nya dipertanyakan.

Pekerjaan proyek beronjong tersebut menghabiskan Dana mencapai puluhan miliar yang bersumber dari Dana APBN,  dikerjakan oleh PT.Polada Mutiara Aceh, yang beralamat jalan Iskandar Muda No.5 Sigli-Pidie, pantauan bidikkasusnews.com selasa(31/03) tanpak para pekerja sedang bekerja menggunakan alat berat jenis ekscavator tengah memindahkan bebatuan untuk dimasukkan kedalam susunan kawat.

Irwandi ketika dimintai keterangannya selaku pengawas Proyek yang dimenangkan oleh PT.Geodinamik Komsultan KSO CV Segitiga Emas, terkait pembangunan beronjong tersebut mengatakan bahwa,batu atau meterial tersebut dibawa dari lokasi galian c yang berlokasi di Desa Buah Pala Kecamatan Lawe Sumur,sedangkan nama pemilik dan galian C nya dia mengatakan lupa.

“Mana  mau kita memakai Galian C  yang tidak memiliki izin” sebut Irwandi, ketika hal tersebut ditanyakan kepada kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (PMPTSP) Aceh Tenggara Edi Sufriadi diruangannya, menyampaikan bahwa di Aceh Tenggara untuk saat ini hanya memiliki empat perusahaan yang hanya bisa beroperasi yaitu PT.M.Mufty Desky, di Desa Kute Cingkam,Kecamatan Lawe Alas, UD.Tunas Baru, di Desa Mbatum Bulan, Kecamatan Babussalam, UD. Khambung Tubung, Kecamatan Babul Rahmah dan UD.Mega Perkasa, di Desa Suka Damai, Kecamatan Lawe Sigala-gala, ujar Kadis Perizinan.

(Noris Ellyfian S.Pd)

Artikel Terkait

Aceh|Berita|
View Comments

Komentar

Info Menarik Lainnya

VIDEO

Video|0

BIDIKKASUSNEWS.COM

Thanks To : PT MEDIA BIDIK KASUS GROUP | |

Like Fans Page Kami