Hampir Satu Tahun Pembangunannya Selesai, Sampai Saat Ini Gedung Rusun RSUD Dr. Adrianus Sinaga Belum Difungsikan



Samosir, bidikkasusnews.com - Rumah susun yang di bangun dari Alokasi anggaran APBN thn 2019 utamanya digunakan sebagai tempat tinggal para dokter dan perawat serta bidan agar siap selalu melayani pasien selama 24 jam dan juga kepada keluarga pasien yang membutuhkan penginapan dengan mengikuti persyaratan administrasi yang berlaku.

AkomodasI perumahan tenaga medis yang bertugas di RSUD Hadrianus Sinaga yang berada di Pintu Sona Jl. dr Hadrianus Sinaga Kec. Pangururan Kab. Samosir sampai kini belum juga digunakan.

Awak media mencoba mendatangi direktur Rumah sakit  Senin, 11-4-2022 pukul 11.40 wib untuk mempertanyakan kenapa sampai saat ini bangunan rumah susun yang sudah selesai dibangun 1 tahun lalu belum juga di fungsikan.

Irwan Sihaloho selaku Direktur Rumah sakit mengatakan, benar rumah susun yang sudah selasai pembangunannya  ini belum ditempati, sebelumnya kita sudah mendorong hal ini kepada Bupati Samosir agar bangunan rumah susun ini segera digunakan.

Terkait serah terima bangunan ini sudah kita terima dari Dinas PUPR Provinsi Sumut sebelumnya dihari jadi pemkab Samosir yang ke 18 pada bulan Februari 2022 kemarin  di halaman kantor Bupati.
Saat ini Bupati lagi membuat regulasi terkait kriteria seperti apa syarat untuk menempati rumah susun tersebut.

Kami berharap agar masyarakat bisa sedikit bersabar sabar, kita harapkan Minggu depan paling lama regulasi itu sudah keluar dan akan kita beritahukan secara luas kepada masyarakat melalui rekan rekan media, demikian disampaikan.

Awak media juga sempat mempertanyakan kepada direktur terkait adanya informasi dari Masyarakat yang kebetulan istrinya merupakan salah satu pegawai rumah sakit terkait adanya pengutipan biaya uang sewa sebesar Rp 1 juta / bulan yang dilakukan oleh direktur RSUD Hadrianus kepada pegawai yang ingin menepati Rusun tersebut, sehingga pegawai RSUD membatalkan niat tersebut karena tidak sanggup, namun Irwan selaku direktur rumah sakit menampik hal tersebut tidak benar kita melakukan hal itu sebelum peraturan bupati keluar dan itu bisa saya jamin, dan kalau ada siapa yang mengutip itu dan balik menayakan kepada wartawan biar kita sikapi.

Awak media kembali menayakan, apakah rumah susun ini kedepanya akan di komersilkan, Direktur mengatakan, iya tujuannya dikomersilkan, besaranya kita belum tau, kita tunggu sajalah nanti setelah regulasi tersebut di teken sama Bupati seperti apa informasinya ujarnya kepada wartawan karena disitu ada Hak dan kewajibannya.

Pada dasarnya Rusun ini nanti akan kita tawarkan terlebih kepada pegawai RSUD siapa yang berminat, jika tidak ada yang berminat kita akan buka kepada ASN yang berminat dan di situ nanti ada kita buat aturan Hak dan kewajibannya.
Kedepan kita juga akan siapkan beberapa ruangan bagi keluarga pasien yang dari jauh untuk tinggal sementara di sini.

Rumah susun RSUD Hadrianus Sinaga ini rampung pada tahun 2021  yang dibangun diatas lahan berukuran lebih kurang 15 M x 63 M dengan fasilitas 44  kamar dengan tipe 36 dengan pagu anggaran Rp17,9 Milliar, yang sebelumnya Rp. 23 Milliar akibat dampak refocusing oleh Pemerintah pusat guna penanganan Covid 19 di tahun 2020 lalu.

Untuk melengkapi rumah susun ini, setiap unit akan sediakan peralatannya seperti sofa, tempat tidur susun, lemari pakaian, Meja belajar, kamar mandi di setiap unitnya.

Saat ini rumah susun ada di tempati sebanyak 5 kamar untuk sementara waktu oleh dokter spesialis dari Mahasiswa senior yang sebentar lagi akan di wisuda Dari universitasnya, ujarnya kepada wartawan.

(Bastian Simbolon)

Artikel Terkait

Berita|Sumut|
View Comments

Komentar

Info Menarik Lainnya

VIDEO

Video|0

BIDIKKASUSNEWS.COM

Thanks To : PT MEDIA BIDIK KASUS GROUP | |

Like Fans Page Kami