KIP SDN 14 Lubuklinggau Dipertanyakan

Lubuklinggau, Bidikkasusnews.com - Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang diluncurkan berkisar 15,5 juta keluarga kurang mampu di seluruh Negara Indonesia, bagi yang memiliki anak usia 7 hingga 18 tahun baik yang telah terdaftar maupun yang belum terdaftar di sekolah maupun madrasah, Dengan Program tersebut diharapkan angka putus sekolah dapat turun dengan drastis, Namun hal ini terkesan tidak diindahkan oleh pihak SDN 14 Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumatra Selatan. (07/08).

Berhasil dihimpun, Nuraida wali murid dari Tri Rhomayanti mengeluhkan, pada awalnya anak kami mendapat bantuan tersebut, menurutnya, hal itu cukup membantu biaya operasional anaknya, Namun, bantuan tersebut tak ia dapati lagi,

"Kami terimah hanya 1 kali Desember 2016 lalu, sebesar Rp,450.000.- seterusnya tidak lagi, menurut guru di Sekolah nama anak saya belum terdaftar, sementara anak saya memiliki Kartu KIP dengan No KKS: KOU4IP / No KIP : T9YODK, apakah benar begitu," keluhnya.

Sementara Kepala Sekolah SDN 14 Lakoni Alamsyah melalui Dini chaneschia sekalu Operator Sekolah Menyampaikan, setiap tahun dana KIP tersebut diambil oleh siswa/i yang bersangkutan, menurutnya, data-data tersebut di keluarkan oleh pihak Dinas Pendidikan,

"semua penerimah KIP sebanyak 80 Siswa/i, orang-orang inilah yang nerimah tidak dapat ditukar, kalau sudah dapat dari tahun 2016, ya dapat terus, Untuk kelas 1 Rp.225.000.- dan kelas 2 hingga 6 Rp.450.000.- /siswa/tahun, dana itu langsung masuk ke rekening masing-masing," ungkapnya.

Sementara pihak Dinas Pendidikan Kota Lubuklinggau, Tamri saat hendak diwawancarai terkait kejelasan KIP Namun dirinya belum dapat ditemui, "Pak Kadis lagi Ke Pemkot," ucap salah satu staf Instansi terkait, hingga berita ditayangkan. (Ebied s)

Artikel Terkait

Berita|Daerah|Sumsel|
View Comments

Komentar

Info Menarik Lainnya



VIDEO

Video|0

BIDIKKASUSNEWS.COM

Thanks To : PT MEDIA BIDIK KASUS GROUP | |

Like Fans Page Kami