Medan, Bidikkasusnews.com – Situasi memprihatinkan tengah melanda SMP Negeri 2 Sunggal, di mana para petugas keamanan (satpam) dan guru honorer belum menerima gaji selama beberapa bulan terakhir. Kondisi ini diperparah dengan dihapuskannya dana komite sekolah dan kewajiban membeli seragam secara mandiri oleh siswa.
Menurut sumber internal yang enggan disebutkan namanya, satpam sekolah belum menerima gaji selama tiga bulan terakhir. Sementara itu, para guru honorer juga mengalami nasib serupa, dengan ketidakjelasan mengenai berapa bulan gaji yang belum dibayarkan.
"Kami sangat prihatin dengan situasi ini. Satpam dan guru honorer adalah tulang punggung sekolah. Mereka berhak mendapatkan hak-hak mereka," ujar sumber tersebut, Jumat (30/8/2025).
Penghapusan dana komite dan kewajiban membeli seragam sendiri semakin menambah beban ekonomi bagi para orang tua siswa. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana sekolah akan mendanai kegiatan operasionalnya, termasuk pembayaran gaji tenaga pendidik dan kependidikan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan setempat mengenai masalah ini. Diharapkan, pemerintah daerah segera turun tangan untuk menyelesaikan krisis finansial yang tengah melanda SMP Negeri 2 Sunggal, demi kesejahteraan para pekerja dan kelancaran proses belajar mengajar.
(T.Hendri.H.Sihombing)
Komentar