Klarifikasi/Permintaan Maaf Josua Sianturi Atas Viralnya Vidio Tuduhan Penculikan Oleh Staf PT. APN, "Itu Hoax"

Labura, bidikkasusnews.com - Atas Viralnya vidio yang di unggah salah satu akun Tiktok Breaking news pada tanggal 2 Februari 2026, yang di tonton hingga 5,5 juta akun Tiktok lainnya. Yang menuduh pengendara mobil bermerek Toyota Rush putih Nomor polisi BK 1469 ABM staf PT. Agrinas Palma Nusantara Regional Sumatera Utara 1 Wilayah Kabupaten Labuhanbatu Utara, sebagai penculikan.

Lebih lengkapnya akun Tiktok Breaking News pada tanggal 2/1/2026, menuliskan dengan Judul, "Staf Agrinas diduga melakukan penculikan terhadap warga masyarakat desa Sukarame Kualuh Hulu kabupaten Labuhan Batu Utara provinsi Sumatera Utara 1 Februari 2026. Staf Agrinas menggunakan mobil Tras 1469 BM. Menculik warga desa, Perbuatan Premanisme tersebut perlu di tangani pihak TNI (MAKMIL) POLRI. sebelum masyarakat murka terhadap staff Agrinas Palma Nusantara yang berada di Desa Sukarame Labuhan Batu Utara.

Josua Sianturi yang merekam video tersebut mengklarifikasi dan meminta maaf kepada masyarakat luas khususnya kepada staf PT. Agrinas Palma Nusantara, ia mengaku bahwa tuduhan tersebut tidak benar, merupakan berita bohong (hoax).

"Selamat malam saya yg bernama Josua Sianturi alamat sonomartani umur 23 pekerjaan menimbang sawit menerangkan bahwa vidio yang saya unggah tanggal 1 februari 2026. Berisi tentang penculikan oleh staf APN dengan menggunakan mobil Toyota Rush berwarna putih dengan nomor BK 1469 ABM adalah tidak benar alias hoax. Demikianlah video klarifikasi ini saya buat dan saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada pihak PT. APN wilayah Labura," Tegas Josua Sianturi.

Pengawas mandor PT. Agrinas Palma Nusantara Regional Sumatera Utara 1 Wilayah Kabupaten Labuhanbatu Utara,  Serma Buana Delly yang di perbantukan oleh Negara dari kesatuan Tentara Nasional Indonesia angkatan darat didampingi Asisten Afdiling VI Budiono kepada awak media saat melakukan konferensi pers di kantornya Kamis 19 Februari 2026. Mengaku tuduhan tersebut tidak benar, itu merupakan berita bohong (hoax).

Serma Buana Delly lebih lanjut menerangkan, "Tuduhan terkait Penculikan dan penganiayaan yang di beritakan oleh akun Tiktok Breaking News tersebut adalah tidak benar, itu hoax bg. Yang benarnya itu adalah kami mengamankan Dua anggota kami, karyawan kami yang di duga mencuri, yang tertangkap tangan untuk diambil keterangannya di kantor polisi (Polres),"

Itu mau kami antar ke Polres Labuhan Batu bg, bukan kami culik," Terang Serma Buana Delly saat melakukan konferensi pers.

Serma Buana Delly menambahkan akibat berita bohong tersebut, memicu Aksi Demonstrasi yang mengatasnamakan Forum Diskusi dan Advokasi Masyarakat Sukaramai dan Sukarami Baru (FORDAM SUSUBA) yang di pimpin oleh Tagor Tampubolon dan sebagai korlap Rifki Sinaga di depan kantor PT. Agrinas Palma Nusantara Regional Sumatera Utara 1 Wilayah Kabupaten Labuhanbatu Utara, pada Senin (9/2/2026).

(Muhammad Yusup Harahap)

Artikel Terkait

Berita|Sumut|
View Comments

Komentar

Info Menarik Lainnya



VIDEO

Video|0

BIDIKKASUSNEWS.COM

Thanks To : PT MEDIA BIDIK KASUS GROUP | |

Like Fans Page Kami