Toba, bidikkasusnews.com - Kepala Desa Lintongnihuta, Holong Simanjuntak sebutkan Masyarakat merasa was was dengan keadaan embung Sileanbanua yang tidak mempunyai tembok semen serta ancaman longsor dan musim kering.
Embung Sileanbanua merupakan daerah tampungan air dari sungai yang berada di atasnya,dan dari embung inilah membagi air ke berbagai irigasi disejumlah Desa di Kecamatan Tampahan dan Balige.
"Karena embung Sileanbanua ini vital bagi sejumlah desa di dua Kecamatan,Kami berharap Pemkab Toba dapat memperhatikan secara serius untuk memenuhi kebutuhan air sawah petani sebagai mata pencaharian utama.
"Ratusan hektar sawah bergantung ke embung Sileanbanua ini,Masyarakat sangat mengharapkan pembangunan embung "ujar Holong Simanjuntak melalui seluler,Kamis 12-02-2026.
"Untuk hal tersebut kami dari pihak desa telah melayangkan proposal bantuan ke Pemkab Toba khususnya ke BPBD sebab sudah tidak mungkin menggunakan dana desa untuk membangun embung tersebut",sebutnya lagi.
Selain dari embung sileanbanua,kami juga berharap Pemkab Toba merevitalisasi saluran irigasi Bondar Lumbansibuntul sebab ada beberapa bagian sudah rubuh,terangnya lagi.
Usai dari embung Sileanbanua,awak media diajak ke Bondar Lumbansibuntul yang berada di dusun VI Desa Lintongnihuta Kecamatan Tampahan dan menjumpai kondisinya rubuh dan sudah ditembok masyarakat dengan goni beras raskin UK 5 kg sepanjang 40 sampai 50 meter.
Sementara irigasi ini mengairi sawah yang di sitakki,sibirik birik dan irigasi lainnya,terang Kadus V Simon Simanjuntak dan Andrian Simanjuntak Kaur Desa Lintongnihuta.
(Mansur pardede)


Komentar