AKSI BEGAL MENGGUNAKAN PARANG DIANGKOT MORINA 81, 2 ORANG MENJADI KORBAN

Medan Labuhan, bidikkasusnews.com - Aksi pencurian dengan kekerasan (begal) terjadi di dalam angkutan kota (angkot) nomor 81 pada Selasa (07/04/2026) sekitar pukul 13.30 WIB.

Peristiwa ini terjadi saat angkot melaju dari arah Belawan menuju Kota Medan dan menimbulkan kepanikan di antara penumpang.

Dua orang perempuan menjadi korban dalam kejadian tersebut, yakni Novianti Nourman Br. Tampubolon (24), seorang mahasiswa warga Simpang Kantor, Simpang Sei Mati, Medan Labuhan, serta Erika Pinesia Hasibuan (24), karyawan apotek, warga Jalan Tangguk Sentosa VII No.132 Blok 4, Griya Martubung I. Hingga saat ini, Erika dilaporkan belum sadarkan diri akibat luka yang dialami.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua korban naik ke angkot dari kawasan Simpang Martubung. Aksi begal diduga mulai terjadi saat kendaraan melintas di sekitar Simpang KIM. Pelaku disebut menggunakan senjata tajam jenis parang untuk mengancam penumpang di dalam angkot.

Dalam situasi mencekam, korban nekat melompat dari angkot yang masih melaju saat berada di sekitar SPBU Simpang Kayu Putih.

Aksi tersebut menyebabkan kedua korban mengalami luka serius, bahkan satu korban harus mendapatkan penanganan intensif di Rumah Sakit Mitra Medika.

Seorang saksi bernama Steven (18), warga Griya Martubung II, turut dimintai keterangan terkait kejadian tersebut.

Pihak kepolisian dari Polsek Medan Labuhan telah menerima laporan dan saat ini tengah melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku.

Kapolsek Medan Labuhan Kompol T Sibuea melalui Kanit Reskrim IPTU Dr. Nodi, SH, MH, menyampaikan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti laporan tersebut.

“Kami sudah menerima laporan dan saat ini sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku yang melakukan aksi tersebut,” ujarnya.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada saat menggunakan transportasi umum serta segera melapor apabila mengetahui informasi terkait kejadian tersebut.

Dalam hal ini seorang tokoh pemuda Rudi Simorangkir (opung) menghimbau kepada masyarakat agar lebih berhati - hati dalam beraktivitas dilapangan, karena kejahatan dijalan terus mengintai " cetusnya.

(SURYONO)

Artikel Terkait

Berita|Medan|
View Comments

Komentar

Info Menarik Lainnya



VIDEO

Video|0

BIDIKKASUSNEWS.COM

Thanks To : PT MEDIA BIDIK KASUS GROUP | |

Like Fans Page Kami