Jambi, bidikkasusnews.com - Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, turun langsung mengunjungi warga yang mengalami musibah kebakaran, Selasa (07/04/2026).
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Senin pagi (30/3/2026) di kawasan Jalan H. Adam Malik. Api melahap lima unit rumah bedeng, dengan tiga di antaranya dalam kondisi kosong saat kejadian. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik. Saat ini, para korban untuk sementara waktu ditampung di sebuah rumah yang difungsikan sebagai posko kebakaran.
Dalam kunjungan tersebut Wali Kota Jambi Maulana menyampaikan langsung rasa duka dan prihatin ya kepada warga yang menjadi korban kebakaran tersebut.
"Kami hadir untuk memberikan motifasi sekaligus ingin memastikan secara langsung apa saja bantuan yang bsa kami berikan. Untuk sekarang, khususnya bagi yang tinggal di rumah tersebut akan kami berikan uang tunai," ucap Wali kota Maulana.
Selain itu, pemerintah juga akan melakukan pendataan kerugian untuk menentukan bantuan lanjutan.
"Kami juga akan menghitung kerugian yang ditimbulkan termasuk pemilik bedeng akan dapat dana untuk bahan dan dikerjakan secaa gotong royong," ujar Wali Kota Maulana.
Maulana juga memastikan bahwa dokumen administrasi warga yang terdampak, seperti KTP, KK, dan surat keterangan yang terbakar akan dibantu proses pengurusannya oleh pemerintah kota Jambi.
"Bapak Ibu yang menjadi Korban akan kami undang kekantor walikota setelah investigasi selesai, semua dokumen administrasi seperti KTP, KK dan yang lainnya akan dibantu pembuatannya," sampainya.
Dalam kunjungan tersebut, Pemkot Jambi bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Jambi menyalurkan santunan sebesar Rp 10 juta kepada lima kepala keluarga terdampak. Selain itu, bantuan berupa kasur, pakaian layak pakai, serta kebutuhan pokok turut diberikan.
Tidak hanya bantuan darurat, pemerintah kota juga tengah menyiapkan program lanjutan guna mendukung pemulihan ekonomi warga. Salah satu rencana yang disiapkan adalah pemberian bantuan alat usaha agar korban dapat kembali beraktivitas dan mandiri secara ekonomi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi, Mustari Affandi, menjelaskan bahwa pihaknya mengerahkan tiga unit armada untuk memadamkan api.
Selain itu Mustari juga menambahkan, hasil sementara investigasi menunjukkan bahwa kebakaran kemungkinan besar disebabkan oleh instalasi listrik yang sudah tidak layak, sehingga memicu korsleting.
(arf)


Komentar