Untuk Kali Kedua Samosir Berkesempatan Menjadi Tuan Rumah Pelaksanaan Event Internasional "Trail Of The King"

Samosir, bidikkasusnews.com - Samosir sebagai salah satu kabupaten di kawasan  Danau Toba kembali jadi panggung dunia. Pada 12–14 Juni 2026, Kabupaten Samosir akan menggelar Trail of The Kings by UTMB, ajang lari lintas alam internasional yang diikuti pelari dari 34 negara.

Event ini dipastikan menjadi agenda sport tourism paling ramai di Sumatera Utara tahun ini. Antusiasme pelari asing tinggi, seiring reputasi UTMB sebagai rangkaian lomba trail paling bergengsi.

Pemkab Samosir menyatakan dukungan penuh. Dalam temu pers di Samosir, Sekretaris Kominfo Agustianto Sitinjak menyebut lomba ini bukan sekadar adu kecepatan di alam.

“Ini momentum memperkenalkan Samosir dan Danau Toba ke dunia. Kami ingin menunjukkan Samosir siap jadi tuan rumah event berkelas internasional,” kata Agustianto yang juga bertindak sebagai moderator hari ini  Kamis, 21-5-2025.

Rapat koordinasi lintas sektor sudah digelar bersama Pemprov Sumut, aparat keamanan, dan panitia. Fokusnya memastikan lomba aman, tertib, dan memberi pengalaman terbaik bagi peserta.

Rute tembus warisan Batak

Panitia menyiapkan jalur yang menggabungkan tantangan fisik dan panorama khas Danau Toba. Start dari Water Front City Pangururan, lalu melewati Ronggurnihuta dan Tano Ponggol, sebelum menanjak ke Gunung Pusuk Buhit. Pusuk Buhit dikenal sebagai titik sejarah dan spiritual masyarakat Batak.

Peserta akan melintasi jalur berbukit, hutan alami, perkampungan, dan punggungan dengan pemandangan Danau Toba dari ketinggian. Kombinasi itu yang membuat Trail of The Kings selalu masuk daftar tunggu pelari trail global.

Dampak ekonomi tembus Rp100 miliar

Kabid Promosi Disbudpar Samosir Shanny Nainggolan menyebut event ini alat promosi paling efektif untuk Samosir.

“Kesempatan emas menunjukkan keindahan alam, budaya, dan keramahan masyarakat Samosir. Kami harap peserta pulang dan ikut mempromosikan Samosir di negaranya,” ujar Shanny.

Dampak ekonomi juga nyata. Data tahun sebelumnya mencatat perputaran uang Rp101,96 miliar. UMKM, hotel, transportasi, kuliner, dan jasa wisata langsung merasakan manfaatnya. Hunian hotel penuh, produk lokal laris dipamerkan.

Untuk 2026, dampak diproyeksi lebih besar. Anggaran dari APBD Sumut tembus Rp4 miliar, ditambah dukungan teknis dari Pemkab Samosir.

Panitia membuka banyak kategori, dari ultra 100K sampai lomba anak. Tujuannya menjangkau semua kalangan dan menumbuhkan cinta olahraga serta alam sejak dini.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Pemkab Samosir menargetkan Trail of The Kings by UTMB 2026 sukses digelar dan makin mengukuhkan Danau Toba sebagai destinasi sport tourism kelas dunia.

(BHS)

Artikel Terkait

Berita|Sumut|
View Comments

Komentar

Info Menarik Lainnya



VIDEO

Video|0

BIDIKKASUSNEWS.COM

Thanks To : PT MEDIA BIDIK KASUS GROUP | |

Like Fans Page Kami