Aceh Singkil, BidikKasusNews.Com - Forum Mahasiswa Aceh Singkil (FORMAS) menilai polemik yang sempat berkembang terkait status perizinan PT Ensem Lestari telah memperoleh kejelasan setelah adanya penjelasan resmi dari DPMPTSP Kabupaten Aceh Singkil. Organisasi tersebut mengajak seluruh pihak untuk menghormati kepastian yang telah disampaikan oleh instansi berwenang dan mengedepankan iklim investasi yang kondusif bagi pembangunan daerah.
Ketua FORMAS, Ahmad Fadil Lauser Melayu, mengatakan bahwa klarifikasi yang telah disampaikan pemerintah daerah menjadi dasar penting untuk mengakhiri berbagai spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat. Menurutnya, persoalan yang sebelumnya menjadi perdebatan telah mendapatkan penjelasan melalui mekanisme administrasi yang berlaku.
"Yang dibutuhkan masyarakat hari ini adalah kepastian. Ketika instansi yang berwenang telah memberikan penjelasan secara resmi, maka seluruh pihak perlu menghormati proses tersebut dan tidak terus-menerus menggiring opini yang dapat menimbulkan ketidakpastian," katanya.pada Media Selasa tanggal 2 Juni 2026.
FORMAS berpandangan bahwa keberadaan investor yang beroperasi secara legal harus mendapat dukungan karena memiliki kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Di tengah tantangan pembangunan yang masih dihadapi Aceh Singkil, investasi dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam membuka lapangan pekerjaan dan menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
Meski demikian, FORMAS menegaskan bahwa dukungan terhadap investasi harus berjalan seiring dengan komitmen perusahaan dalam memberdayakan sumber daya lokal. Perusahaan diharapkan dapat memprioritaskan tenaga kerja lokal, memperkuat kemitraan dengan pelaku usaha daerah, serta berkontribusi terhadap pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat sekitar.
"Kehadiran investor harus memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Aceh Singkil. Penyerapan tenaga kerja lokal, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan dukungan terhadap usaha masyarakat harus menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan aktivitas usahanya," kata Ahmad Fadil Lauser Melayu.
FORMAS juga mendorong agar perusahaan yang beroperasi di Aceh Singkil terus memperkuat program tanggung jawab sosial perusahaan dan membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat sekitar. Dengan demikian, investasi tidak hanya memberikan dampak ekonomi, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Menurut FORMAS, setelah adanya klarifikasi resmi dari pemerintah daerah, perhatian seluruh pihak seharusnya diarahkan pada upaya menciptakan iklim investasi yang sehat, menjaga stabilitas daerah, dan memastikan bahwa setiap investasi yang masuk mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Aceh Singkil.
"Sudah saatnya energi kita difokuskan pada bagaimana investasi dapat mendorong kemajuan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kepastian hukum dan pemberdayaan masyarakat lokal harus berjalan beriringan demi masa depan Aceh Singkil yang lebih baik"Tutupnya.
(Muklis)



Komentar