Tanjungbalai, bidikkasusnews.com - Pria berinisial D (37) suami dari seorang guru ASN di Kota Tanjungbalai, di tetapkan pihak kepolisian menjadi tersangka atas dugaan pencabulan terhadap seorang anak laki laki berusia 12 Tahun.
Penetapan ini di lakukan setelah pihak kepolisian dari Polres Asahan memeriksa 5 orang saksi.
Lima orang saksi sudah diperiksa (sebelum di tetapkan tersangka)," kata Kasi Humas Polres Tanjungbalai, Ipda Muhammad Ruslan, Jumat (24/7).
Di jelaskan, ke lima orang saksi yang di mintai keterangan tersebut diantara nya istri tersangka yang merupakan seorang Guru ASN, satu saksi dari pihak terlapor, dua saksi dari pihak pelapor, serta seorang saksi ahli.
Hasil penyelidikan dan pemeriksaan yang sudah di lakukan, Ruslan mengatakan penyidik menetapkan D sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencabulan Anak.
" Atas perbuatannya, D dijerat dengan Pasal 415 huruf b juncto Pasal 417 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP).
Dan tersangka terancam hukuman penjara paling lama sembilan tahun " Terang Ruslan.
Dalam kasus ini, Ipda Ruslan sampaikan jika Polres Tanjungbalai menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses penegakan hukum kepada kepolisian. Masyarakat juga diminta tidak melakukan tindakan yang bertentangan dengan hukum.
Sebelum nya, kasus Pencabulan seorang anak di kota Tanjungbalai ini telah menjadi perhatian publik dan sempat viral di sosial media, di mana rumah seorang guru ASN yang berada di jalan Burhanuddin, Kelurahan Perjuangan, Kecamatan Teluk Nibung, di geruduk massa pada Rabu (22/07).
Massa mendatangi rumah tersebut, setelah muncul adanya dugaan seorang guru wanita membawa murid nya yang di duga di serahkan kepada suaminya untuk di sodomi.
Video viral yang di unggah di sosmed itu, tampak terlihat massa yang berada di tempat mendesak keduanya keluar dari rumah dan tampak Polisi yang tiba di lokasi langsung mengamankan pasangan suami istri itu dan di bawa ke Polres Tanjungbalai menggunakan mobil dinas untuk menghindari amukan massa yang semakin memanas.
( INDRA SARAGIH )


Komentar