Kutacane, bidikkasusnews.com - Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara menyalurkan Dana Tunggu Hunian (DTH) melalui BPBD Agara. Bantuan tersebut diberikan kepada korban bencana banjir hidrometeorologi tahun 2025, bantuan diserahkan langsung secara simbolis oleh Bupati di ruang Kerjanya, Selasa (18/8).
Bencana banjir yang melanda 98 desa dari 16 kecamatan itu menimpa ratusan warga. Total penerima DTH yang rampung disalurkan sebanyak 344 Kepala Keluarga.
Bupati Aceh Tenggara H. M. Salim Fakhry, SE., MM mengatakan, penyaluran dilakukan bertahap karena terkendala sinkronisasi dan validasi data korban.
“Hari ini sudah rampung disalurkan sebanyak 344 Kepala Keluarga. Hari ini ada sekitar 31 Kepala Keluarga yang disalurkan,” terang Bupati Salim Fakhry.
Dari 345 KK yang diajukan sebagai korban bencana, sebanyak 344 KK sudah menerima. 1 KK lainnya tertunda karena data kependudukan tidak sinkron.
Rinciannya sebagai berikut:
1. Tahap I : 181 KK disalurkan pada 20 Januari 2026
2. Tahap II : 132 KK disalurkan pada 26 Juni 2026
3. Tahap III : 31 KK disalurkan pada 8 - 18 Agustus 2026.
Bupati menegaskan bantuan DTH disalurkan sesuai mekanisme dan data valid. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang tidak benar terkait penyaluran.
“Semoga tidak ada lagi isu-isu yang miring terkait dengan DTH ini. Disini ditekankan, jangan ada lagi isu-isu yang miring,” sebutnya.
Penyaluran DTH ini diharapkan dapat meringankan beban warga yang rumahnya terdampak banjir hidrometeorologi dan masih menunggu proses perbaikan atau pembangunan hunian baru.
(Noris Ellyfian)


Komentar