Tanjung Morawa, bidikkasusnews.com - H Ibnu Hajar S.Pd S.Sos menjadi inspektur upacara (Irup) pada peringatan hari Pramuka ke 65 di halaman Yayasan Perguruan Nurul Iman Desa Limau Manis Kecamatan Tanjung Morawa Jumat, (14/8/2026).
"Saya mengucapkan Selamat Memperingati Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026. Kita telah melalui enam puluh lima tahun perjalanan Gerakan Pramuka, hal ini merupakan sebuah perjalanan yang cukup panjang dengan dipenuhi pengabdian, karya, keteladanan, dan dedikasi dalam membentuk generasi muda Indonesia yang beriman, bertakwa, berkarakter, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki rasa cinta tanah air yang kokoh dan kuat," ujar Ibnu pada kalimat pembuka.
"Nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma yang menjadi pedoman hidup setiap anggota Pramuka telah terbukti mampu untuk membentuk pribadi yang tangguh dalam menghadapi berbagai perubahan zaman," terangnya.
Oleh sebab itu, lanjut Ibnu Hajar, Hari Pramuka bukan hanya sekadar peringatan seremonial tahunan, melainkan sebuah momentum untuk dapat memperkuat komitmen bersama dalam membangun karakter bangsa sebagai pondasi utama menuju Indonesia emas yang semakin maju, berdaulat, dan bermartabat serta sejahtera.
"Kakak-kakak, adik-adik yang saya banggakan, dalam surat Ali'imran Ayat 102 menyeruh orang beriman agar bertaqwa kepada Allah, Tuhan Yang Maha Esa, dengan sebenar-benarnya.
Banyak fase yang akan kita lewati, hari ini kita berada pada fase ketiga, yakni alam dunia. Alam roh sudah kita lewati, ketika ada orang bertanya bagaimana alam roh itu, kita tidak akan bisa menceritakan nya, lalu kita ditanya lagi, bagaimana alam rahim itu, yang sembilan bulan sekian hari dalam rahim ibu mu, kita pun tidak bisa menjawabnya.
Hari ini kita berada di fase alam dunia, yang tidak akan kekal selama-lamanya, kita akan pindah ke alam kubur, alam barzah, dan alam berbangkit hingga kita sampai pada dua pilihan yaitu surga atau neraka.
Pramuka ini merupakan ladang amal untuk menanamkan bekal terbaik kita kepada Allah SWT, dan bekal itu, watazawwadu Fa inna khaira-Zadit taqwa, Berbekallah kamu, karena sesungguh nya sebaik-baik bekal adalah Takwa,"papar Ibnu Hajar yang pernah menjabat sebagai Ka Mabiran Kecamatan Tanjung Morawa.
"Ketika manusia sudah tidak lagi mencintai alam, maka yang terjadi adalah kerusakan ekosistem. Dulu ketika hujan turun, kita tidak khawatir akan terjadi banjir, karena yang datang itu merupakan Rahmat dari Allah.Tapi sekarang, ketika hujan turun, kita khawatir akan terjadi bencana karena orang sudah tidak mencintai alam lagi.
Untuk itu, perlunya koreksi diri, Muhasabah diri masing-masing untuk mengkolaborasikan tiga hal yakni, Iman, ilmu dan amal. Teruslah berkarya menciptakan metode-Metode baru ,dan berinovasi, karena siapa yang tidak masuk Tehnologi dan IT, maka ia akan tertinggal, Mudah-mudahan akan muncul kader - kader hebat di perguruan Nurul Iman ini," pungkas Ibnu Hajar.
Sementara, Ketua atau Pimpinan Yayasan Perguruan Nurul Iman yang berlokasi di Desa Limau Manis Kecamatan Tanjung Morawa Titin Dimayanti, SP, MM mengucapkan terima kasih Kak Ibnu Hajar yang telah meluangkan waktu dan bersedia menjadi inspektur upacara (Irup) di hari Pramuka ke 65.
Usai upacara diwarnai pemberian cenderamata dari perwakilan siswi SD Nurul Iman yang diserahkan langsung kepada Ibnu Hajar. Selanjutnya pertunjukan seni dari siswa-siswi YP Nurul Iman dan foto bersama.
Hadir pada kesempatan tersebut beberapa orang Pembina Pramuka, diantara nya, S.Dwi Putra CB, Huma Sitepu dan Edi Syahputra.
(Tumenggung)




Komentar