PASAMAN, Bidikkasusnews.com – Jalan lintas Sumatera yang menjadi satu-satunya jalur penghubung antara Sumatera Barat dan Sumatera Utara kini mendapat perhatian khusus. Tim Intelijen Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Generasi Anti Narkotika Nasional (GANN) melakukan kunjungan pemantauan langsung ke perbatasan Sumut - Sumbar yang dikenal sebagai jalur rawan peredaran narkotika.
Jalur ini sering dilalui pengedar yang membawa ganja, sabu-sabu, dan jenis narkotika lainnya berpindah dari satu provinsi ke provinsi lain.
Kunjungan yang sudah lama direncanakan
Ketua TIM Intelijen DPP GANN Delco Fitril, S. IP menyampaikan bahwa kunjungan ke perbatasan ini sebenarnya sudah lama direncanakan.
"Saya memang sudah lama berencana mengajak tim ke perbatasan ini. Hari ini baru kesampaian. Saya sangat berterima kasih kepada Bang Andalusia, yang ternyata sangat paham dengan jalur-jalur perlintasan, bahkan sampai ke jalan-jalan tikus yang kita lalui tadi. Saya sangat bangga," ujar Delco di lokasi perbatasan, Rabu (12/8/2026).
Ia mengaku ini adalah pengalaman pertamanya menyusuri langsung jalur perbatasan yang rawan tersebut.
Keluh Kesah Mahasiswa : Setiap Minggu Sering Ada Penangkapan
Turut mendampingi tim adalah Rimba Alfarizi, mahasiswa Universitas Putra Indonesia (UPI) Padang yang sedang magang di salah satu instansi pemerintah Kabupaten Pasaman dan menyusun skripsi.
Rimba menyampaikan keprihatinannya yang mendalam.
"Sejak masa SMK dulu, saya sudah sangat miris melihat banyaknya peredaran dan korban narkotika, mulai dari pelajar SMP hingga mahasiswa perguruan tinggi. Bahkan saat ini, hampir setiap minggu ada saja berita penangkapan," ungkapnya.
Meski demikian, Rimba merasa bangga dan bersyukur.
"Saya sangat bangga atas kepedulian Kepolisian, TNI, BNN, dan juga GANN. Saya sangat bersyukur atas tugas mulia ini. Sebagai generasi masa depan bangsa, saya sangat mendukung kinerja seluruh instansi yang berjuang mengawasi dan mencegah peredaran benda haram ini," tambahnya.
Dukungan Masyarakat Semakin Kuat
Delco Fitril juga menyampaikan apresiasinya terhadap pandangan dan dukungan yang disampaikan Rimba.
"Masukan dari mahasiswa seperti ini sangat berharga bagi kami. Ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat untuk melawan narkoba semakin tumbuh, dan kami berharap sinergi ini terus diperkuat bersama aparat penegak hukum," tutup Delco.
(Anda Lusia)


Komentar