Kepala BGN Sebut Ambil Tindak Tegas Terkait Siswa Keracunan Usai Santap MBG Di Berastagi

Jakarta, bidikkasusnews.com - Kepala Badan Gizi Nasional MBG, Sudaryono mengatakan akan melakukan investigasi terhadap dapur MBG yang menyalurkan Makanan Bergizi Gratis ( MBG ) di Berastagi Kabupaten Karo Sumatera Utara.

Hal itu di sampaikan nya di kantor Kementerian Dalam Negeri ( Kemendagri ) pada Kamis (13/08) setelah mendapat kabar adanya sejumlah siswa SMA di Berastagi mengalami keracunan setelah santap makanan yang di salurkan oleh dapur MBG.

Dia juga sebut akan mengecek mengapa keracunan terjadi, sementara pihak BGN sudah mewajibkan untuk mencantumkan batas waktu konsumsi setiap wadah makanan atau ompreng.

" Makanya aku cek, aku cek apa dia sudah ada labelnya belum, apa segala macam kan kita cek, kita investigasi " Ucapnya.

Sudaryono juga akan memastikan, BGN untuk mengambil langkah tegas terhadap kejadian itu, dan dia juga akan mengambil langkah penangguhan dapur MBG tersebut hingga melakukan pencopotan terhadap Kepala SPPG nya.

" Kita akan langsung suspend terhadap dapur nya dan kita copot kepala SPPG nya, kemudian kita Investigasi " Tegasnya.

" Kalau memang dia sengaja atau ada unsur kesengajaan atau unsur ini unsur itu, SPPG nya kita pecat dan dapur MBG nya akan kita tutup " Tambahnya.

Sebelum nya, adanya ratusan pelajar di duga mengalami keracunan setelah mengkonsumsi makanan dari program Makanan Bergizi Gratis ( MBG ) yang terjadi di Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, sempat menjadi perhatian publik dan viral di sosial media.

Banyak berpendapat, apakah bagian petugas kesehatan untuk makanan bergizi di dapur tersebut tidak melakukan pengecekkan terhadap kelayakan makanan untuk dikonsumsi, dan ada juga yang mengatakan Siswa Keracunan karena di duga menu nya Ikan Tongkol dan Tahu yang sudah lama.

Hingga kamis sore (13/08) dan berita ini ditayangkan puluhan siswa mengalami gatal gatal pada bagian tubuh dan muntah muntah hingga gejala lainnya.

Sementara Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV, Zulkarnain Barus, kepada wartawan menyebutkan jika data tersebut masih bersifat sementara dan berpotensi bertambah.

( INDRA SARAGIH )

Artikel Terkait

Berita|Nasional|
View Comments

Komentar

Info Menarik Lainnya




VIDEO

Video|0

BIDIKKASUSNEWS.COM

Thanks To : PT MEDIA BIDIK KASUS GROUP | |

Like Fans Page Kami