Toba, bidikkasusnews.com - Pemkab Toba harus bertindak tegas terhadap pembangunan tembok di depan bangunan pariwisata pantai Pardinggaran Laguboti.
Hal ini dilontarkan beberapa masyarakat Pardinggaran yang semakin resah dengan oknum AP karena tidak menggubris dan segera membongkar tembok bangunan tersebut.
Seorang warga Pardinggaran yang dikonfirmasi Bidik Kasus disekitaran pantai Pardinggaran merasa kecewa dengan perbuatan oknum AP yang juga menjabat Kepala Desa Pardinggaran Laguboti dengan dalih bangunan pantai Pardinggaran diberikan oleh Pemkab Toba kepada Desa untuk dikelola Desa bukan untuk dirusak pemandangannya,terangnya Senin 31-08-2026.
"Pemkab Toba diminta turun tangan dan menindak oknum tersebut,pariwisata pantai Pardinggaran terkesan kumuh bila tembok bangunan tersebut berdiri",sebutnya tanpa mau menyebutkan nama maupun inisialnya dipublis di media.
Yang bersangkutan masih menjabat Kepala Desa Pardinggaran,seharusnya memberikan contoh dan suri tauladan kepada masyarakatnya,jangan gara gara terpilih menjadi kepala desa langsung seenaknya mendirikan bangunan di bibir pantai atau badan air,terangnya merasa kesal dan kecewa karena Pemkab Toba melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata tidak digubris yang bersangkutan.
Kami kecewa,kami hibahkan lahan tersebut ke Pemerintah Daerah untuk dibangun sarana prasarana mendukung pariwisata Pardinggaran dan mendambakan kehadiran para wisatawan ke Pantai Pardinggaran.
"Jangan hanya karena yang bersangkutan sebagai Kepala Desa seenak jidatnya mendirikan tembok bangunan(Dyk) di lokasi ini",pungkasnya.
(Mansur pardede)



Komentar