PADANG PARIAMAN, Bidikkasusnew.com - Drama penyelundupan sabu seberat 1,01 kilogram melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM) berakhir setelah perempuan berinisial MM yang sempat melarikan diri akhirnya berhasil diciduk.
MM diamankan tim Ditresnarkoba Polda Sumbar dengan dukungan personel Polres Padang Pariaman saat berada di dalam mobil travel minibus berwarna hitam di Jalan Lintas Padang-Bukittinggi, tepatnya di depan Kantor Satlantas Polres Padang Pariaman, Lubuk Alung.
Pelarian MM bermula ketika koper berwarna pink miliknya tertahan dalam pemeriksaan X-ray di BIM, Kamis (27/8/2026) pagi.
MM diketahui merupakan calon penumpang Lion Air JT 353 rute Padang-Jakarta dengan tujuan akhir Lombok. Pesawat tersebut dijadwalkan lepas landas sekitar pukul 06.05 WIB.
Namun, perjalanan itu gagal total.
Saat koper pink miliknya tertahan dalam pemeriksaan dan namanya dipanggil melalui pengeras suara di counter check-in, MM diduga menyadari bahwa barang bawaannya sedang diperiksa petugas.
Alih-alih menunggu pemeriksaan, MM justru diduga kabur meninggalkan kawasan bandara.
Informasi tersebut kemudian memicu pengejaran. Tim gabungan bergerak menyisir sejumlah jalur yang diduga menjadi rute pelarian MM.
Pengejaran akhirnya membuahkan hasil. MM ditemukan berada di dalam mobil travel di kawasan Lubuk Alung dan langsung diamankan petugas.
Kapolres Padang Pariaman AKBP Riyana Purwasari membenarkan penangkapan tersebut.
Menurut Riyana, penangkapan dilakukan langsung oleh Ditresnarkoba Polda Sumbar, sementara personel Polres Padang Pariaman memberikan dukungan.
“Yang melakukan penangkapan Ditresnarkoba Polda Sumbar, kami hanya memback up saja,” ujar Riyana.
Saat diamankan, MM disebut tidak melakukan perlawanan.
Lebih lanjut, MM disebut mengakui koper pink yang ditemukan di BIM merupakan miliknya.
Koper tersebut sebelumnya menjadi barang bukti penting dalam pengungkapan dugaan penyelundupan sabu yang hendak dibawa melalui jalur penerbangan.
MM bersama seluruh barang bukti kemudian dibawa Ditresnarkoba Polda Sumbar untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.
Kini penyidik masih membongkar lebih dalam kasus tersebut. Polisi mendalami dari mana sabu 1,01 kilogram itu diperoleh, siapa tujuan pengirimannya, serta apakah ada pihak lain yang terlibat.
Dengan diamankannya MM, pelarian yang sempat membuat heboh kawasan BIM tersebut akhirnya terhenti di Lubuk Alung.
Namun, satu pertanyaan besar masih menjadi pekerjaan polisi: siapa sebenarnya di balik sabu 1,01 kilogram yang nyaris diterbangkan dari BIM tersebut?
(Delco/ Anda Lusia)


Komentar