ROKAN HULU, bidikkasusnews.com - Tim Penyuluhan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dari Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) melaksanakan kegiatan penyuluhan pencegahan dan penanggulangan Karhutla di wilayah Kabupaten Rokan Hulu.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Camat Tandun, Jumat (4/9/2026), sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat serta aparatur dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan.
Ketua Tim Penyuluhan Karhutla Wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Brigjen Andi Tiawardi yang diwakili oleh Kolonel Ivan Supriadi, hadir bersama sejumlah perwira TNI dalam kegiatan tersebut.
Turut hadir Kolonel Laut Cokorda, Kolonel Supriadi, Kolonel Ivan Supriadi, Letkol Laut Heri, Mayor Arm Nanda Supriatna, Mayor Arm Endang Lili, serta Dandim 0313/KPR yang diwakili Danramil 05 Mayor Inf Hendri Dunan.
Selain itu, hadir Danramil 08/TDN Kapten Arh Azwin Sembiring, Kapolsek Tandun AKP P. Simatupang, Kapolsek Kabun yang diwakili Aiptu Anwar Beni, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Rokan Hulu M. Aidi, S.H., Subkoor Anev dan Pelaksana H. Abdul Rahman, Camat Kabun Anang Perdana Putra, S.STP., para staf Kecamatan Kabun, serta para kepala desa se-Kecamatan Kabun.
Dalam penyuluhan tersebut, tim memberikan pemahaman mengenai pentingnya pencegahan dan penanggulangan Karhutla. Kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat koordinasi antara unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran.
Usai kegiatan penyuluhan, tim melanjutkan kegiatan lapangan ke wilayah Hutan Lindung Bukit Suligi, Kecamatan Tandun. Kegiatan tersebut dipimpin Kolonel Supriadi.
Selanjutnya, tim menaiki menara pantau di Afdeling II PTPN Tandun untuk memantau kondisi wilayah dan memastikan situasi tetap aman serta terkendali dari potensi api.
Kegiatan lapangan ini menjadi bagian dari upaya pemantauan langsung terhadap kondisi lingkungan, sekaligus memperkuat kesiapsiagaan dalam pencegahan Karhutla di wilayah Kabupaten Rokan Hulu.
Dengan adanya penyuluhan dan pemantauan tersebut, diharapkan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga kawasan hutan dan lahan.
(Sabar Sitanggang)


Komentar