Sibolangit, bidikkasusnews.com - Kader Partai Gerindra yang juga Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menegaskan Gerindra merupakan wadah yang tepat untuk mencapai cita-cita bangsa. Dia juga menegaskan bisa berada di posisi sekarang karena dukungan dan perjuangan Parta Gerindra.
Hal itu diutarakannya di acara Diklat Laskar Partai Gerindra Sumut, Jumat (2/10/2026) di Sibolangit, Deliserdang.
"Gerindra adalah rumah yang pantas dan tepat untuk kita mencapai cita-cita Bangsa Indonesia. Partai Gerindra bukan partai tanpa perjuangan, bukan partai yang tiba-tiba jadi pemenang. Kita semua termasuk saya, mari kita torehkan nama kita untuk membesarkan nama Gerindra minimal di Sumut," kata Bobby disambut tepuk tangan peserta yang berada dalam barisan diklat.
Bobby berujar, seharusnya dirinya berada dalam satu barisan bersama para peserta diklat. Karena dirinya menganggap msih baru masuk di partai besutan Presiden Prabowo Subianto tersebut.
"Sejujurnya, seharusnya saya bersama-sama berada bersama kalian, di barisan kalian. Karena saya juga baru masuk (Partai Gerindra), sebelumnya saya pernah di sebuah partai lain.
Beberapa tahun saya di partai sebelumnya, saya dipecat, diberhentikan," kata Bobby.
Usai dipecat dari partai tersebut, Bobby mengaku ada keresahan dan gundah dalam hatinya.
"Namun yang membuat saya tenang, saat itu saya melihat kader dan Partai Gerindra membuka tangan selebarnya buat saya. Ini adalah jalan saya, yang menurut saya cukup sekali pindah partai. Biarlah saya di partai Gerindra," kata Bobby.
Tampak hadir dalam Diklat tersebut Ketua Gerindra Sumut Ade Jona Prasetyo. Kepada seluruh kader Gerindra, Bobby mengajak untuk mensukseskan program Presiden Prabowo.
"Kami dan kita semua, titip untuk jaga bukan hanya nama baik partai tetapi juga program-program Pak Presiden. Program-program Pak Presiden sangat berdampak kepada masyarakat bawah yaitu untuk mensejahterakan masyarakat," kata Bobby.
Untuk itu, Bobby mendorong agar Gerindra Sumut terus melakukan konsolidasi partai, terutama kepada Kepala Daerah dari kader Gerindra.
"Kalau boleh minimal sebulan sekali Pak Ketua bisa perintahkan kepala daerah, kader-kader (dari Gerindra), bisa ngumpul. Biar program-program Pak Presiden bisa tersampaikan ke bawah dan sukses," kata Bobby.
(Ariayansah Lubis)


Komentar