Pengerjaan Proyek Revitalisasi Satuan Pendidikan SDN 20 Sipira, Ketua LSM LPPAS RI Menilai Terlalu Banyak Kejanggalan.

Samosir, bidikkasusnews.com - Proyek pembangunan dan rehabilitasi Gedung Ruang Kelas ; 4, 5, 6, Ruang Perpustakaan, Toilet dan Ruang UKS di SDN 20 Sipira kecamatan Onan Runggu melalui Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dinilai terlalu banyak kejanggalan.

Setelah sebelumnya pelaksanaan proyek ini sudah mendapat sorotan dari salah satu media online yang memberitakan bahwa dalam pengerjaan proyek, terbukti para pekerja menggunakan dua jenis (merek) semen yakni merek Semen Padang dan Semen Rajawali. Hal ini dapat dibuktikan dengan temuan bungkus semen yang berserakan dilokasi proyek.

Ditambah benar ditemukan bahwa para pekerja dalam melaksnakan pekerjaannya tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) sebagaimana yang jelas disaratkan pada Kesehatan, Keselamatan, Kerja (K3).

Dengan adanya pemberitaan tersebut membuat Ketua LSM LPPAS RI DPC Samosir Bastian Simbolon langsung turun kelokasi proyek untuk melaksanakan konfirmasi dan investigasi pada Rabu, 7-10-2026.

Dilokasi Bastian berusaha menemui kepala sekolah, dari keterangan para guru yang ditemui, dijelaskan kepala sekolah sedang keluar mengikuti rapat di kantor camat.

Selanjutnya beliau meminta keterangan tentang siapa pihak yang menjadi konsultan pengawas proyek.

Dari salah seorang guru di dapatkan nama dan nomor kontak konsultan pengawas.

Selanjutnya beliau bersama pengurus lainnya melihat langsung kondisi pelaksanaan pekerjaan. Didapati adanya bagian pekerjaan yang kurang baik, seperti ; banyaknya coran rink balok yang tampak banyak retakan dan bolong-bolon, juga banyak tulangan besi yang nampak tidak terbungkus coran beton.
Kepada seseorang bermarga Nainggolan Batuara yang mengaku sebagai kepala tukang sempat diminta penjelasan mengapa kondisi coran yang banyak lubang dan retakan. Beliau hanya mengatakan,"baik akan kami perhatikan".

Lebih jauh kepada kepala tukang yang saat itu didampingi beberapa pekerja lainnya ditanyakan beberapa hal, diantaranya ;

Apakah benar dalam pelaksanaan proyek mereka ada menggunakan jenis semen Rajawali. Diakui benar, bahwa benar mereka ada mungunakan sebanyak 20 sak semen merek Rajawali.

Ketika ditanyakan mengapa mereka harus menggunakan semen dengan merek lain bukan Semen Padang, dijawab hal itu disebabkan pada saat itu mereka sangat kesulitan mendapatkan semen Padang, dari pada harus menganggur maka kami membeli dan memakai semen merek Rajawali," demikian ungkapnya.

Ditanyakan juga, apakah sebelum memutuskan menggunakan semen Rajawali mereka sudah memberitahukan atau meminta izin kepada konsultan pengawas proyek. Atau sudah seizin kepala sekolah. Dijawab bahwa mereka tidak memberitahukan kepada konsultan pengawas tapi untuk kepala sekolah dikatakan bahwa memang semen itu diketahui kepala sekolah dan mereka yang memesan semen tersebut dari panglong material," dijelaskannya.

Sementara untuk APD diakui bahwa pihak sekolah sudah menyediakan APD, namun para pekerja masih ada yang lupa atau lalai. Diakui bahwa para pekerja agak terganggu saat menggunakan APD, khusus untuk rompi.

Bahan rompi yang seperti jaring jaring sering sangkut saat mereka gunakan bekerja.

Selesai dari lokasi proyek Bastian Simbolon bersama rekan berusaha untuk menamui kepala sekolah dikantor camat Onan Runggu namun rapat sudah selesai, hal ini sesuai yang dibenarkan oleh Camat Onan Runggu bahwa memang baru saja berlangsung rapat," ungkapnya.

Keesokan harinya kepala sekolah berhasil dihubungi melalui sambungan telepon. Pada percakapan yang berlangsung didapat pengakuan dari kepala sekolah bahwa benar mereka sudah menggunakan 10 sak semen merek Rajawali. Pengakuan yang berbeda dari keterangan yang diberikan oleh kepala tukang yang mengatakan sebanyak 20 sak.

Saat ditanyakan apakah ibu kepala sekolah sebelum memutuskan menggunakan Semen Rajawali sudah lebih dahulu memberitahukan kepada pihak pengawas proyek, diakui beliau bahwa hal itu tidak dilakukannya.

Setelah melalui komunikasi yang intens kepada J, Sinaga sekalu Konsultan.

(Boni S)

Artikel Terkait

Berita|Sumut|
View Comments

Komentar

Info Menarik Lainnya






VIDEO

Video|0

BIDIKKASUSNEWS.COM

Thanks To : PT MEDIA BIDIK KASUS GROUP | |

Like Fans Page Kami