PPK Pertanyakan Ketransparanan Nilai Skor Administrasi

Lubuklinggau, Bidikkasusnews.com – Penerimaan Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumatera Selatan, terkesan tidak transparan dalam pengelolaan Administrasi, Jum'at (16/11).

Terungkapnya hal ini, saat awak media mewawancarai salah satu Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Kecamatan Lubuklinggau Barat II, Evrie Antonius menjelaskan, dirinya menduga tidak ada keterbukaan dalam pemberian nilai Skor Administrasi, “Diduga tidak transparansi memberi nilai, awal saja sudah begitu, kriteria seperti apa yang bisa lulus ketahapan selanjutnya", ucapnya penuh tanya.

Dilanjutkan Anton Sapaan akrabnya, dia sangat mengetahui kekurangan dirinya hanya mempunyai ijaza SMA, tapi kalau soal pengalaman penyelenggaraan Pemilu dirinya tidak kalah tanding, "Saya sadar hanya tamatan SMA, Namun dalam daftar yang lulus disitu (KPU) ada 2 orang berijaza SMA, mengenai Penyelenggaraan Pemilu saya tidak kalah dengan mereka," ucapnya sembari menggelengkan kepala.

Dijelaskannya, Jika diperlukan pengalaman organisasi dirinya sudah banyak bergabung dalam organisasi, seperti Pemuda Pancasila, Pemuda Muhammadiyah, Lembaga Perlindungan Anak (LPA), KNPI, KONI dan PSTI dalam hal ini dirinya bertanya pengalaman organisasi seperti apa yang dibutuh untuk bisa ikut tes selanjutnya.

“Dari 40 nama saya lihat ada 10 orang yang menjabat sebagai anggota PPK, sementara 2 orangnya sudah pernah menjabat bahkan 2 priode sama seperti saya, dan 8 orang lagi anggota PPK baru satu periode," Urainya.

Disampaikannya lagi, dirinya memahami terkait anggota - anggota Komisioner baik yang aktif maupun tidak aktif lagi, menurutnya, dalam tes tersebut ada salah satu anggota Komisioner yang masih aktif ikut didalamnya tapi tidak lolos Administrasi, “Aneh, Saya paham betul Komisioner itu memang memahami soal tehnis penyelenggaran di Pemilu," sampainya.

Untuk mendapatkan anggota Komisioner yang berkompeten dibidangnya, Perekrutan harus sesuai jalur, "Jika perlu buat standar nilai, jadi yang tidak lolos dapat mengerti kekurangannya, saya minta pihak terkait ikut mengawasi pengrekrutan anggota KPU," harap Anton. (Ebied s)

Artikel Terkait

Berita|Sumsel|
View Comments

Komentar

Info Menarik Lainnya

VIDEO

Video|0

BIDIKKASUSNEWS.COM

Thanks To : PT MEDIA BIDIK KASUS GROUP | |

Like Fans Page Kami