Kapal Katrol Semakin Marak Diperairan Gabion Belawan

Medan, bidikkasusnews.com - Dalam situsi Pandemi Virus Covit 19, Pukat Harimau atupun Katrwol semakin merajalela beroperasi. Sehingga Nelayan berskala kecil semakin hari semakin terpuruk akibat pengaruh ganasnya Pukat Harimau ini.

Aprat TNI Al, Baik DitPolair Belawan tidak dapat menghentikan, maraknya Pukat Ikan yang mempergunakan Alat tangkap jelas-jelas di larang, Akibatnya Nalayan Tradisional yang menderita, akibat pengaruh Sadisnya Pukat Ikan Harimau / Katrwol ini.

PSDK Perikan Gabion Belawan  hanya sebagai tameng saja, Sebagai Pengawas tidak ada fungsinya. "Menurut seorang Nelayan Kecil yang tidak mau di namanya di publikasikan, yang berdomisili di Wong Panaijo labuhan, dengan tegas mengatakan saat di temui awak media dirumhnya" Ini bang Semua diduga Aparat, diduga Perikanan sudah mendapat upeti ujarnya.

" Yang paling sedih bang, kami Nelayan Kecil ini sangat sulit Mendapat BBM, sebab bisa jauh lebih mahal harganya, bisa mancapai harga Industri. Perlu diketahui mengisi Bahan Bakarnyapun di lakukan pada malam hari, Padahal sudaha ada peraturan, Tanpa ada Rekom dari Prikanan", ucapnya.

Juga pihak Perikanan melalalui Syahbandar tdk pernah mengeluarkan  Rekomendasi, Baik itu keberangkatan izin Berlayar, tidak pernah Kesyahbandaran Perikanan Gabion Belawan , saat di komfirmasi awakmedia ini. 
(Eliper Tambunan)

Artikel Terkait

Medan|
View Comments

Komentar

Info Menarik Lainnya

VIDEO

Video|0

BIDIKKASUSNEWS.COM

Thanks To : PT MEDIA BIDIK KASUS GROUP | |

Like Fans Page Kami