Untuk Pekerjaan Lenig Tumpukan Pasir Asal Tempat, IWO-Sergai Gerah

Sergai, Bidikkasusnews.com - Akibat asal letak Tumpukan pasir yang diperkirakan setinggi 3 meter di depan kantor Ikatan Wartawan Online (IWO-Sergai) Dusun VIII Desa Firdaus Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Minggu (5/7/2020), membuat IWO -Sergai tidak nyaman.

Menurut pantauan awak media tumpukan pasir itu membuat sulitnya kendaraan keanggotaan IWO yang melakukan aktifitas untuk keluar masuk kantor IWO -Sergai.

selain itu tumpukan pasir tersebut nantinya akan menimbulkan aroma yang tidak sedap. yang di kuwatirkan jika nantinya hewan peliharaan warga sekitar seperti kucing membuang kotoran di tumpukan pasir itu.

Salah satu tetangga dan warga Dusun VIII Desa Firdaus Dody yang dijumpai terkait keberadaan tumpukan pasir itu mengatakan pasir itu tadi dibawa oleh satu mobil truk dan orang yang meletakan pasir itu sama sekali tidak dikenal. Menurut kernet mobil truk yang bawa pasir itu, pasir bahan bangunan ini akan dipergunakan untuk pembangunan lening di Dusun VIII ini. Mengenai ada tidaknya izin meletakan pasir ini di halaman Kantor IWO Sergai sebut Dody, ia juga heran kok tiba-tiba diletakannya saja, Ucap Dody.

Ketua IWO Sergai Zuhari didampingi Sekretaris Sutrisno dan Bendahara Yusnar Al Banjari SPdI saat dimintai tanggapannya secara tegas menuturkan ia sangat terkejut dan kecewa melihat sikap orang yang meletakan tumpukan pasir di depan Kantor IWO Sergai, tanpa ada permisi terlebih dahulu.

“Ini salah satu bentuk sikap insan yang tidak memiliki tata krama dan tidak memiliki etika dalam bermasyarakat.

zuhari menambahkan meminta pada rekanan pelaksana pembangunan untuk segera menempatkan tumpukan pasir itu agar tidak menghalangi aktivitas warga sekitar .jangan mereka mendapat untung banyak diatas keresahan orang lain, ungkap Zuhari.
(rel-B.Dewanto)

Artikel Terkait

Berita|Sumut|
View Comments

Komentar

Info Menarik Lainnya

VIDEO

Video|0

BIDIKKASUSNEWS.COM

Thanks To : PT MEDIA BIDIK KASUS GROUP | |

Like Fans Page Kami